REQNews.com

Kronologi Oknum Provos Pukul Polwan: Jangan Marah-marah! Ini Komplek TNI, Bukan Daerah Pelacuran

The Other Side

Wednesday, 22 December 2021 - 12:01

Ilustrasi PolwanIlustrasi anggota Provos TNI pukul polwan.

JAKARTA, REQnews - Sebuah video yang menyebutkan adanya oknum anggota Provos TNI memukul seorang polwan, viral dan menghebohkan jagat maya.

Diinformasikan, peristiwa pemukulan itu terjadi di depan Kodam II/Sriwijaya, Jalan Jenderal Sudirman, Palembang, Sumatera Selatan.

Dalam video viral berdurasi 2 menit 25 detik itu dijelaskan bahwa insiden pemukulan itu terjadi pada Senin, 20 Desember 2021 sekitar pukul 06.30 WIB.

Kejadian berawal saat polwan Briptu A yang bertugas di Polda Sumsel tengah melintas di depan Makodam II/Sriwijaya.

Briptu A lantas tiba-tiba dihentikan oleh seorang anggota Provos TNI. Dia lantas mengerem mendadak dan baru berhenti setelah melewati anggota Provos itu.

Si anggota Provos menghampiri Briptu A dan secara mengejutkan langsung memukul kepala kanan Briptu A yang mengenakan helm.

Briptu A pun langsung bertanya kenapa dia dihentikan dan dipukul. Namun bukannya mendapat penjelasan, dia justru "disemprot" kata-kata kasar oleh seorang Provos lain yang memegang sapu.

"Sudah mbak, jangan marah-marah. Ini Komplek TNI, bukan daerah pelacuran," ucap provos TNI kepada Briptu A, dikutip Rabu, 22 Desember 2021.

Disebutkan pula, saat kejadian, Briptu A mengenakan seragam dinas kepolisian lengkap. Briptu A juga mengenakan jaket yang bertuliskan 'Command Center Polda Sumsel', tempat dirinya bertugas di Biro Ops Polda Sumsel.

Kapendam II/Sriwijaya Kolonel Jono Marjono pun angkat bicara terkait video viral tersebut. Dia membenarkan terjadinya peristiwa pemukulan itu.

Namun, Kolonel Jono enggan menjelaskan secara rinci peristiwa anggota provos TNI pukul polwan tersebut. "Sedang kami dalami tentang video viral di medsos tersebut oleh tim kami di lapangan," ujar Kolonel Jono.

Sementara itu, dijelaskan Kapolda Sumsel Irjen Pol Toni Harmanto, peristiwa pemukulan itu dipicu salah paham.

"Sudah dipertemukan keduanya, mungkin ada kesalahpahaman. Proses mediasi sudah dilakukan. Kita harap persoalan ini cepat selesai," kata Toni.

"Saat ini, mediasi antara keduanya sudah dilakukan dan kondisi Briptu A pun dalam keadaan baik," tandasnya.

Redaktur : Puri

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.