REQNews.com

5 Karya Terbaik Albert Camus, Sang Filsuf dan Penulis Ternama Abad Ke-20

The Other Side

Rabu, 05 Januari 2022 - 15:33

Albert Camus (Foto: Istimewa)Albert Camus (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Albert Camus merupakan seorang filsuf dan penulis terkenal abad ke-20, ia lahir di Aljazair pada 7 November 1913. Tetapi Camus meninggal di usia 46 tahun, dalam kecelakaan mobil pada 5 Januari 1960 di Villeblevin.

Namun, karya-karya terbaiknya banyak meraih penghargaan, salah satunya penghargaan Nobel dalam sastra pada tahun 1957. Kali ini REQnews.com telah merangkum dari berbagai sumber, 5 karya terbaik Albert Camus. Simak Ya!

 

 

1. Caligula

Tulisan tersebut bercerita tentang Kaisar Romawi, Caligula yang menggambarkan bahwa manusia mati tidak bahagia dan hidup mereka tidak berarti. Caligula memberontak melawan ide ini, mencoba menggunakan pembunuhan dan kekejaman untuk menetapkan ketertiban dan kontrol atas hidupnya. Albert Camus menerbitkan tulisannya ini pada tahun 1944.

2. L'Etranger (Orang Asing)

Dirilis pada tahun 1942 di Prancis dan memiliki 117 halaman, buku ini berkisah tentang tokoh Meursault seorang keturunan Prancis yang tinggal di Aljazair. Saat itu ibunya meninggal dan Meursault pergi untuk melihat jenazah sang ibu.

Namun saat ibunya meninggal, ekspresi dan keseharian Meursault biasa saja, seperti tidak ada rasa duka. Hingga suatu hari is dihukum mati oleh pengadilan, karena berkelahi dan menembak seseorang sebanyak empat kali.

 

3. La Peste (Sampar)

Sebuah novel yang bercerita tentang Sampar, yaitu penyakit menular yang terjadi pada hewan maupun manusia. Menjadi novel paling populer yang pernah Camus tulis dan membawa Camus menjadi penulis dan seorang filsuf populer.

Novel ini dirilis pada tahun 1947 dalam bahasa Prancis, La Peste juga berhasil membawa Camus meraih penghargaan Nobel pada tahun 1957. Di Inggris La Peste dikenal dengan nama The Plague.

4. Ke Mythe de Sisyphe (Mitos Sisifus)

Buku yang ditulis dalam bahasa Prancis itu diterbitkan pada tahun 1942 dan memiliki 120 halaman. Dalam buku tersebut Camus memperkenalkan filsafat absurdnya yaitu tentang pencarian makna yang sia-sia oleh manusia, kesatuan dan kejelasan dalam menghadapi dunia yang tidak dapat dipahami, tidak memiliki Tuhan dan kekekalan.

5. Le Malentendu (Kesalahpahaman)

Buku Le Malentendu karya Albert Camus menggambarkan kehancuran sebuah keluarga yang tidak mampu berkomunikasi satu sama lain. Buku ini ditulis pada tahun 1943 dan dipetaskan dalam sebuah drama pada tahun 1944.

Drama itu mengekspresikan antipati terhadap agama, tetapi juga kepedulian yang kuat dengan ide-ide keagamaan, termasuk perumpamaan tentang anak yang hilang.

Redaktur : Hastina

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.