Fenomena Komunitas Muslim Menjamuri Aplikasi Kencan, Apa Sebabnya?
JAKARTA, REQnews - Mencari pasangan dan menjalin rumah tangga bahagia adalah impian setiap Muslim di dunia, sebagaimana ajaran Nabi Muhammad SAW dengan pernikahannya bersama Khadijah.
Namun, di masa kini, menemukan jodoh yang tepat tidaklah mudah dan telah menjadi persoalan serius di komunitas Muslim, khususnya generasi muda. Tantangan perubahan zaman memaksa pemuda Islam mulai beralih ke aplikasi kencan untuk menemukan pasangan yang tepat.
Aplikasi kencan sebesar Tinder, telah dijamuri oleh komunitas Muslim. Kemudian, contoh nyata lainnya adalah aplikasi MuslimMatch, yang telah diunduh jutaan pengguna, tentu saja dapat dikatakan semuanya beragama Islam.
Kenapa fenomena ini terjadi? Pertanyaan besar yang akan terjawab dengan tiga alasan berikut ini.
1. Meninggalkan Tradisionalisme
Cara-cara tradisional untuk menemukan pasangan, seperti perjodohan atau koneksi keluarga hingga teman, yang dilakukan selama ratusan bahkan ribuan tahun dianggap sudah tertinggal. Metode demikian dianggap membatasi jangkauan seseorang menemukan lawan jenis yang mungkin lebih baik di tempat yang jauh sekalipun.
Dengan aplikasi kencan, seorang Muslim dapat menjangkau orang lainnya yang bahkan berjarak ratusan hingga ribuan kilometer, atau berbeda negara maupun benua. Mereka merasa tak lagi ada batasan ruang dalam menemukan pasangan hidup.
2. Pandemi Covid-19
Tak dapat dipungkiri pandemi telah membatasi ruang gerak manusia di seluruh dunia, termasuk komunitas Muslim. Covid-19 memaksa manusia hidup dan berhubungan lebih banyak secara virtual dalam dalam jaringan (daring).
Bahkan dalam sebuah penelitian disimpulkan, karena kehidupan virtual yang terus-menerus dijalani selama pandemi, seseorang kini jauh lebih memiliki kesan positif saat bertemu orang lain secara daring, dibanding bertatap muka.
Redaktur : Ryan Virgiawan
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.