REQNews.com

Geger Benda Asing Jatuh di Atas Gunung Merapi! Netizen Heboh Soal Pertanda, Begini Penjelasan BRIN

The Other Side

Friday, 03 June 2022 - 17:01

Geger benda asing dari langit jatuh di atas Gunung Merapi.Geger benda asing dari langit jatuh di atas Gunung Merapi.

YOGYAKARTA, REQnews - Jagat maya dihebohkan dengan viralnya postingan yang mengabadikan fenomena alam langka di atas Gunung Merapi.

Dalam postingan yang diunggah akun Instagram @montnesia itu tampak sebuah benda asing dari langit jatuh di atas Gunung Merapi. Dalam keterangan unggahan tersebut disebutkan bahwa fenomena itu direkam pada Rabu, 1 Juni 2022 pukul 18.32 WIB.

Terkait fenomena yang menghebohkan netizen di media sosial itu, Peneliti Pusat Riset Antariksa BRIN Andi Pangerang memberikan penjelasan. Andi menyebut, benda jatuh dari langit di atas Gunung Merapi yang terekam kamera CCTV tersebut adalah meteor sporadis, bukan hujan meteor.

Perbedaan mendasar meteor sporadis dan hujan meteor adalah jika hujan meteor terjadi pada tanggal-tanggal tertentu. Selain itu, intensitasnya selalu konstan. Andi mencontohkan misalkan untuk Tau-Herculids yang sedang terjadi saat ini.

"Tercatat aktif sejak 19 Mei hingga 19 Juni dengan puncak aktivitas terjadi pada 9 Juni," kata Andi, dikutip Jumat, 3 Juni 2022.

Intensitasnya selalu konstan meskipun bervariasi dari 1-72 meteor per jam.

"Sementara meteor sporadis tidak terjadwal. Jadi bisa terjadi sewaktu-waktu. Bisa kapan saja dan intensitasnya itu tidak selalu konstan," sambungnya.

Dari sisi arah, berdasarkan keterangan dalam unggahan yang viral tersebut, kamera berada di sebelah selatan Gunung Merapi. Ada kemungkinan itu pecahan benda jatuh antariksa buatan. Bisa roket maupun satelit.

Andi menjelaskan, pada video tersebut Gunung Merapi berada di sebelah utara kamera. Sedangkan kameranya menghadap ke utara. Jika cahaya tersebut bergerak dari barat ke timur, maka itu bukan hujan meteor.

Karena untuk hujan meteor yang saat ini sedang terjadi, Tau-Herculids, kemunculannya petang hingga menjelang subuh. Arahnya dari arah timur laut jika disaksikan petang, kemudian pada tengah malam arahnya berada di utara.

"Lalu menjelang subuh arahnya di barat laut. Berarti itu bukan terkait dengan hujan meteor melainkan meteor sporadis," tandasnya.

Redaktur : Puri

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.