Viral Orasi Anak Alvin Lim di Depan Istana, Teriak Lantang Minta Jokowi Copot Jaksa Agung karena Dugaan KTP Palsu
JAKARTA, REQnews - Putri pengacara Alvin Lim, Kate Victoria Lim meminta Presiden Joko Widodo untuk mencopot Jaksa Agung Burhanuddin terkait dugaan kasus penggunaan KTP palsu.
Kate menyayangkan, kasus dugaan penggunaan KTP palsu ini tak kunjung diproses hukum. Sementara hal ini berbanding terbalik dengan kasus yang dihadapi ayahnya, Alvin Lim. Dimana, ayah Kate langsung ditahan padahal belum terbukti bersalah.
Tuntutan tersebut disampaikan Kate saat menggelar aksi bersama sejumlah elemen masyarakat dan pengacara di depan Istana Kepresidenan di Jakarta, Senin 31 Oktober 2022 kemarin.
"Saya hanya ingin Presiden tegas dan jadi panglima hukum, ayah saya sudah buat aduan beserta bukti 3 data identitas berbeda diduga milik Jaksa Agung Burhanudin," teriak Kate, dikutip Selasa, 1 November 2022.
"Namun tidak pernah ditindaklanjuti, karena Burhanudin atasan Jamwas. Mana mungkin bawahan periksa atasan. Saatnya presiden Jokowi bertindak tegas," lanjutnya.
Kate pun mengatakan bahwa masyarakat Indonesia saat ini sedang dalam krisis hukum. Di mana kepercayaan kepada institusi kejaksaan ada pada titik nadir karena banyak oknum aparat yang melawan hukum dan menindas masyarakat.
"Saatnya Presiden menunjukkan kewibawaan dan membenahi hukum di Indonesia selaku panglima tertinggi yang kami semua hormati," tegasnya.
Kate juga mengungkapkan, selama seminggu terakhir dirinya sibuk membongkar kasus dugaan KTP palsu Jaksa Agung Burhanuddin. Ia mengatakan sudah membeberkan hal tersebut di podcast Uya Kuya maupun di kanal Youtube Quotient TV dan UI Watch.
Hal tersebut dilakukan Kate demi memperoleh keadilan bagi sang ayah Alvin Lim yang ditahan atas dugaan ikut serta mengunakan KTP palsu. Sementara Jaksa Agung yang sudah dilaporkan, kata dia, malah tidak pernah diproses hukum.
"Mana azas Equality before the law atau persamaan di muka hukum? Yang ada hukum tajam ke bawah dan tumpul ke atas," tandasnya.
Redaktur : Puri
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.