REQNews.com

3 Misteri yang Tak Terkuak dari Kematian Penguasa Mongolia Genghis Khan

The Other Side

Minggu, 18 Agustus 2019 - 19:00

Genghis KhanGenghis Khan

JAKARTA, REQnews - Mendengar nama Genghis Khan, tentu yang terbayang adalah betapa kejamnya sosok pemimpin Kekaisaran Mongolia tersebut. Ia telah mati ratusan tahun lalu, tepatnya pada 18 Agustus 1227.

Namun, seperti masa jayanya yang penuh darah perang, dan penalukkan, kematian Genghis Khan juga masih menyisakan pertanyaan besar yang tak pernah terkuak sepanjang sejarah.

Sejak kematiannya, setidaknya ada tiga misteri yang sampai kini belum terjawab secara pasti, meskipun para peneliti berupaya menguaknya habis-habisan. Apa saja misteri tersebut? Mari disimak.

1. Berapa Juta Manusia yang Sebenarnya Dibantai Khan?

Disebutkan dalam catatan para sejarawan, bahwa ketika pasukan Mongolia di bawah kepemimpinan Genghis Khan menyerang kota Herat, sekarang Afganistan, sebanyak 1,6 juta Muslim terbunuh. Itu belum seberapa, karena dalam catatan lain, Genghis Khan disebut telah membantai 11 persen populasi dunia semasa ia hidup, atau sekitar 40 juta orang. Itu sudah termasuk saat ia menghancurkan Baghdad dan membantai manusia di dalamnya.

Namun, para peneliti juga masih belum yakin dengan angka tersebut, terutama mister bagaimana cara Khan membantai jutaan orang dalam waktu sekejab. Satu hal yang kerap dikaitkan dengan Khan adalah menyurutnya populasi di Cina Utara sampai puluhan juta. Raja bengis itu juga disebut telah membantai tiga perempat populasi bangsa Persia, sekarang Iran, pada masa Kekaisaran Khwarezmid. Namun, semua itu masih perkiraan para sejarawan, bukan angka pasti.

2. Kematian dan Makam Sang Kaisar Bengis yang Misterius

Bukan hanya perawakannya saja yang tak tergambarkan secara jelas, penyebab kematian hingga makam Genghis Khan sampai kini belum diketahui secara pasti. Khan mati secara misterius tanpa sebab-sebab yang terkuak, namun ada catatan yang menyebut ia dimakamkan secara khusus oleh para pasukannya. Kabarnya, saat dimakamkan, pasukannya mempersembahkan 40 kuda dan 40 perawan sebagai penghormatan terakhir, lalu membantai 2.000 tamu yang datang agar lokasi makam tetap rahasia. Gila ya!

3. Upaya Penguasaan Eropa yang Terhenti Tiba-tiba

Khan telah menguasai hampir seluruh Asia pada masa jayanya. Ia pun bergerak ke Barat untuk menaklukkan Eropa. Polandia dan Hungaria menjadi negara awal yang ditundukkan oleh Khan. Namun, pergerakannya tiba-tiba terhenti secara mendadak.

Saat tiba di Austria, Khan memutuskan untuk menarik mundur pasukannya kembali ke Asia. Alasannya pun tak pernah terungkap karena minimnya ketersediaan catatan sejarah yang menjelaskan peristiwa pada masa-masa penyerangan Khan di Eropa.

Dalam jurnal Scientific Reports, diduga kuat Khan meninggalkan Eropa karena alasan perubahan iklim ekstrem yang membuat tanaman dan tumbuhan rusak secara massal, sehingga tak bisa memasok makanan untuk kuda yang dipakai para prajurit. Namun, semua itu masih dugaan, alasan pastinya telah dibawa mati oleh sang kaisar kejam bernama asli Temujin tersebut. (ryv)

Redaktur : Safwan Hadi Rachman

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.