Bikin Ulah! TikToker Emil Mario Habis Dihujat Netizen Gegara Aksi Sambung Kalimat Tauhid dengan Kata Kotor
JAKARTA, REQnews - TikToker sekaligus selebgram Emil Mario mendadak jadi sorotan bahkan tuai kecaman di jagat maya usai melakukan aksi tak terpuji.
Ia menuai kontroversi usai aksinya menyambung kalimat Tauhid dengan kata kotor. Video singkat itu lantas ia unggah di TikTok hingga akhirnya dibanjiri hujatan.
Dalam video viral itu, Mario menyebut tentang 'L for Lesti', slogan yang ramai dipakai saat Lesti Kejora terkena kasus KDRT. Setelah menyebut slogan tersebut ia menambahkan kalimat suci Allah yang pada akhirnya membuat Emil menerima hujatan.
"L for Lesti? No. L for La ilaaha illallah gue udah capek banget ngen***," ujar Emil, dikutip dari potongan video di akun Twitter @tanyarl, Jumat, 16 Desember 2022.
Salah satu netizen kemudian membawa masalah ini ke base Twitter dengan memberikan keterangan, "Ni orang bisa ga sih kena cancel culture??? Masa bawa lafadz Tuhan tapi pake kata-kata ngen***??? Anehnya followersnya gada yang ngehujat huft!!!"
Pernyataan netizen itu lantas turut dikomentari banyak netizen lainnya hingga akhirnya Emil Mario dibanjiri hujatan.
Menyadari kehebohan yang terjadi, video tersebut lantas di-takedown oleh Emil Mario. Ia lantas segera memberikan klarifikasi lewat Instagram dan TikTok.
Dalam klarifikasinya, Emil meminta maaf kepada publik dan mengaku dirinya tidak punya niatan untuk menghina agama apapun.
"Gue pengen minta maaf sebesar-besarnya untuk video terakhir yang gue buat di TikTok. Tidak ada sedikit pun niatan dari hati gue untuk menjatuhkan atau menghina agama mana pun, harusnya gue bisa research lebih lagi apa yang gue omongin sebelum gue membuat video," tulis Emil di Instagram @emilmari0.
"Gue tumbuh besar di keluarga dan teman dari berbagai macam ras dan agama. Tidak ada sedikit niatan dari hati gue untuk mau menghina. Tindakan yang gue lakuin tidak gue benarkan dan gue bisa belajar dari hal ini. Sekali lagi mohon maaf have a good night everyone," tutupnya.
Redaktur : Puri
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.