REQNews.com

Ceroboh Banget! Kronologi Perawat di RS Muhammadiyah Palembang Sebabkan Jari Bayi Terpotong

The Other Side

Sunday, 05 February 2023 - 12:00

Ilustrasi Bayi Baru Lahir (Foto:Istimewa)Ilustrasi Bayi Baru Lahir (Foto:Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Malang benar nasib seorang bayi perempuan berusia 8 bulan yang tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang.

Bayi berinisial AA itu harus kehilangan jari kelingkingnya lantaran kecerobohan seorang oknum perawat yang menyebabkannya terpotong.

Peristiwa itu terjadi saat korban dirawat di RS Muhammadiyah Palembang pada Jumat, 3 Februari 2023 sekitar pukul 10.30 WIB.

Akibat kejadian itu, orangtua sang bayi, Suparman (37 tahun) warga Jalan Tembok Baru, Lorong Tanjung, Jakabaring Palembang lantas melaporkan oknum perawat tersebut ke Polrestabes Palembang, pada Sabtu, 4 Februari 2023.

Suparman menjelaskan bahwa kejadian yang dialami anaknya itu saat terlapor ingin memperbaiki selang infus di tangan anaknya yang mampet.

Namun, karena tidak terbuka, dia lalu mengambil gunting untuk memotong perban tersebut, tetapi jari kelingking si bayi malah ikut terpotong.

"Saat itu saya sudah ingatkan untuk membuka perbannya saja, tetapi dia tidak mau dengar," kata Suparman.

Sebelum melapor ke pihak berwajib, dirinya sudah meminta terlapor tersebut untuk bertanggung jawab atas ulahnya.

Namun, kata Suparman, pelaku tidak mau menemuinya. Malahan pihak rumah sakit menyatakan mau bertanggung jawab, dengan menawarkan anaknya untuk dioperasi dan dibawa ke ruang VIP.

"Anak saya dirawat di RS Muhammadiyah karena demam, seusai kejadian itu saya membuat laporan ke polisi untuk meminta pertanggungjawaban dari perawat yang telah memotong jari anaknya," ujar Suparman.

Sementara itu, laporan korban sudah diterima dengan nomor LP/B/273/II/2023/SPKT/Polrestabes Palembang/Polda Sumsel perkara kesalahan menyebabkan orang luka berat UU No 1 Tahun 1946 tentang Pasal 360 KUHP.  

Redaktur : Puri

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.