Skakmat! Viral Momen Dr Afni Zulkifli Omeli Warga yang Ancam Bunuh Gajah Liar, Netizen Dukung Jadi Duta Satwa hingga Menteri
JAKARTA, REQnews - Sebuah video yang memperlihatkan momen Dr Afni Zulkifli, tenaga ahli Kementerian LHK tengah marah-marah ke warga mendadak viral di media sosial TikTok.
Dalam video tersebut, Dr Afni tampak menegur sejumlah warga yang mengancam hendak membunuh gajah-gajah liar yang mereka anggap meresahkan karena masuk area perkebunan dan permukiman masyarakat.
Dengan tegas, Dr Afni lantas memberikan pemahaman kepada para warga tersebut bahwa bukan gajah-gajah yang memasuki area warga, melainkan sebaliknya. Sehingga, ia meminta warga untuk tak berlaku semena-mena terhadap satwa-satwa tersebut.
"Bukan gajah yang masuk ke desa-desa Bapak. Tapi desa dan kebun bapak yang masuk ke rumah gajah. Jadi jangan semena-mena terhadap gajahnya," tegas Dr Afni, dikutip dari video TikTok, Minggu, 12 Februari 2023.
Dr Afni lantas menjelaskan tentang sifat dan perilaku gajah yang disebutnya tidak paham soal batas administratif.
"Saya tahu soal satwa, saya tegas Pak. Gajah itu semua yang dia lewati itu adalah jalur dia Pak. Dan dia itu puluha tahun melewati jalur itu Pak," lanjut Dr Afni.
"Puluhan tahun dia akan melewati (jalur) yang sama. Tiba-tiba dia lewat 10 tahun lagi, kok sudah ada kebun sawit, gak ngerti dia Pak. Kok ada ruko, ada rumah, dia tidak ngerti Pak. Itu bangunan rumah dia gak ngerti, dia terobos Pak," sambungnya.
"Gajah satwa itu tidak punya akal. Siapa makhluk yang paling mulia di sisi Allah Pak? Manusia, karena manusia dikasih hati dikasih akal," tandasnya.
Video Dr Afni "menyemprot" warga ini pun mendapat dukungan dari banyak netizen. Bahkan ada netizen yang sampai menyebut sosoknya cocok menjadi menteri lantaran tegas dalam bersikap.
"Cocok jd menteri Bu, Indonesia butuh Ibu gini biar generasi baru banyak penerus ky Ibu," komentar @azieljorti.
"Viralkan ibu jadi duta satwa atau menteri, dia tegas sekali," kata @aangaji653.
Redaktur : Puri
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.