Viral Pria Gerebek Ibunya Diduga Mesum dengan Kakek-kakek di Toilet SPBU
JAKARTA, REQnews - Media sosial lagi-lagi dihebohkan dengan viralnya penggerebekan pasangan diduga selingkuh. Kali ini, sebuah video merekam aksi seorang pria yang dinarasikan tengah menggerebek ibunya dengan seorang kakek diduga selingkuhannya.
Pria tersebut menggerebek sang ibu bersama seorang lansia di dalam toilet SPBU. Dalam video yang dibagikan akun Instagram @manaberita itu, awalnya terlihat seorang pria berhelm dan jaket training hitam masuk ke dalam area toilet umum SPBU.
Ia lantas bergegas menuju salah satu bilik toilet sembari membawa ponsel. Pria itu lantas menggedor dengan keras salah satu pintu bilik toilet.
Pria itu meminta orang yang berada di dalam toilet keluar, namun tak kunjung ada jawaban. Ia pun terus menggedor dengan kasar hingga akhirnya pintu dibuka dan keluarlah seorang perempuan berbaju kuning dan berhijab.
Si wanita tampak kaget karena langsung direkam kamera ponsel. Ia lantas masuk kembali ke dalam toilet. Sementara pria berhelm yang sudah emosi itu, terlihat menerobos masuk dan memergoki seorang kakek di dalam WC yang sama.
Ia kemudian murka dan memarahi pria tua yang mengenakan peci haji dan kaus oblong putih tersebut.
"Kenapa Bu! Kenapa Pak?!" teriaknya marah, dikutip Selasa, 14 Februari 2023.
Pria yang juga memakai celana pendek itu pun kemudian meminta orang lain untuk merekam penggerebekan tersebut.
Ia lantas menggiring kakek-kakek dan wanita yang disebutkan sebagai ibunya itu keluar dari toilet tersebut.
Video penggerebekan pasangan diduga mesum itu lantas viral. Namun hingga kini belum ada keterangan pasti di mana lokasi dan kronologi lengkap terkait kejadian tersebut.
"Dari postingan didapatkan informasi kejadian di kios bensin yang ada di pulau Madura! Mengenai kronologi penggerebekan tidak disebutkan dalam caption dan narasi video. Begitu juga waktu dan tanggal peristiwa ini," demikian bunyi keterangan pada unggahan video yang viral.
Redaktur : Puri
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.