Parah! Viral Diduga Oknum Pegawai Bea Cukai Lakukan 'Doxing' hingga Satroni Rumah Netizen Gegara Gak Terima Dikritik
JAKARTA, REQnews - Kabar miring tak henti-hentinya mencoreng citra instansi Ditjen Bea Cukai. Terbaru, viral ulah oknum diduga pegawai Bea Cukai yang lagi-lagi membuat netizen naik pitam.
Seorang oknum diduga pegawai bea Cukai Soekarno-Hatta bernama Doni Habibur dikabarkan melakukan doxing hingga mendatangi rumah netizen bernama Tio Aryo karena tak diterima dikritik.
Kejadian ini berawal dari akun Tio Aryo yang menuliskan kritikan di Twitter yang isinya meminta netizen untuk menguliti harta kekayaan para pejabat Bea Cukai di kota-kota lain.
Dalam cuitannya, Tio Aryo juga mengritik para pejabat Bea Cukai yang disebutnya mendapatkan bonus besar padahal memiliki target kerja kecil.
"Ayo doooong, yg kota kota lain juga di periksa pejabat Bea Cukai nyaaaa. Katanya semakin baik wkwkwkwkwk," tulis @tioaryo_, dikutip Minggu, 26 Maret 2023.
"Nah coba kulitin Bea Cukai doong, mereka bonus lebih banyak juga. Target kecil bonus gede. Sampe tutup akun padahal udah foto-foto samping pesawat," sambungnya.
Cuitan tersebut rupanya membuat Doni Habibur, oknum yang diduga pegawai BC Soetta nekat melakukan doxing kepada Tio. Doni Habibur awalnya mengirimkan tangkapan layar cuitan Tio Aryo melalui pesan WhatsApp.
Dalam room chat WhatsApp tampak Doni Habibur memperkenalkan dirinya sebagai pegawai Bea Cukai Soekarno Hatta.
Doni lantas mengatakan bahwa dirinya keberatan dengan pernyataan Tio Aryo di akun Twitternya.
"Perkenalkan saya Doni Habibur dari Bea Cukai Soekarno Hatta. Saya berkeberatan dengan statement Anda yang bernada sedemikian rupa," demikian isi pesan WhatsApp Doni.
Pesan WhatsApp tersebut kemudian viral setelah dibagikan oleh akun @PartaiSocmed yang saat ini tengah gencar membeberkan borok para pejabat.
"Aduh duuuhh! Baru mau berhenti bahas Bea Cukai kok muncul lagi yg lebih parah?," tulis akun @PartaiSocmed.
"Wooy Doni Habibur dari Bea Cukai Soekarno Hatta Nekad kamu berani doxing netizen gara-gara kritik di sosmed?," tambahnya.
Tak hanya itu, akun @PartaiSocmed juga membagikan tangkapan layar Instagram memperlihatkan ancaman-ancaman dari oknum yang diduga pegawai BC.
"Ini ancaman-ancaman doxing dan persekusi dengan dalih silaturahmi kepada Tio yang kritik Bea Cukai di sosmed. Kalian ini preman atau apa?," ujarnya.
Dalam tangkapan layar tersebut tampak komentar yang meminta akun Instagram bahkan alamat rumah Tio Aryo.
:Ada link IG Tio Aryo Himawan? atau alamat tempat tinggalnya? teman-teman BC mau silaturahmi," komentar akun @madurainvestamabangkalan.
Bukan sekadar menggertak, ternyata oknum yang diduga pegawai BC tersebut beramai-ramai menyatroni rumah Tio Aryo.
"Bang**t! Bukan hanya ancaman doxing ternyata benar-benar didatangi rumahnya!," ungkap akun @PartaiSocmed dibubuhi emoji kaget.
Dalam foto yang diunggah tersebut terlihat para oknum yang diduga pegawai BC tengah berkumpul di depan salah satu rumah diduga tempat tinggal Tio Aryo.
Redaktur : Puri
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.
