REQNews.com

Banjir Kecaman! Ini Fakta-fakta Guru SD Viral Masukkan Siswa Nakal ke Kerangkeng Besi

The Other Side

Friday, 30 June 2023 - 08:57

Viral guru masukkan siswa nakal ke kerangkeng besi.Viral guru masukkan siswa nakal ke kerangkeng besi.

JAKARTA, REQnews - Jagat maya dihebohkan dengan viralnya aksi kejam seorang oknum guru yang tega memasukkan siswa yang dianggap nakal ke dalam kerangkeng besi.

Kejadian ini awalnya diviralkan oleh seorang wali murid di media sosial. Belakangan diketahui jika peristiwa ini terjadi di Rembau, Negri Sembilan, Malaysia.

Awalnya, salah satu orangtua siswa, Azuan, mengungkapkan peristiwa yang menimpa seorang murid yang merupakan teman anaknya. Para orangtua dan guru lantas diberitahu melalui grup WhatsApp tentang perilaku anak itu di kelas.

Anak tersebut disebut telah mengganggu aktivitas belajar mengajar di kelas dan tak mau diam. Azuan juga membagikan tangkapan layar percakapan WhatsApp antara orangtua dan guru di Twitter.

Kemudian, seorang guru mengatakan bahwa anak tersebut memang ditempatkan di kandang darurat untuk memisahkannya dari teman sekelasnya.

"Ya pak, saya memang menempatkannya di sana," jawab guru itu dalam obrolan grup, dikutip dari The Star, Jumat, 30 Juni 2023.

Azuan pun menilai tindakan itu kelewatan dan tidak bertanggung jawab karena murid tersebut masih kecil, bahkan masih di tahap belajar tahun pertama.

"Pada usia itu, kadang-kadang mereka dianggap nakal, tetapi itu seharusnya tidak menjadi alasan untuk mengurung mereka," ujarnya.

"Ada metode lain yang masuk akal," tambah Azuan.

Azuan juga mengungkapkan di media sosialnya bahwa semangat anaknya sendiri untuk bersekolah jadi turun lantaran melihat temannya dikurung. Dia juga menduga ada sekring listrik di dalam kerangkeng.

"Anak-anak tidak hanya ditempatkan di 'sangkar besi' tapi ada kotak sekring di dalamnya," kata dia.

"Itu berbahaya. Saya tidak tahu apa yang akan terjadi jika anak-anak bermain dengan sekring itu. Kalau itu terjadi pada anak saya, saya akan marah," tandasnya.

"Saya akan melaporkan masalah ini ke dinas pendidikan kota," tegasnya.

Kejadian itu pun dibenarkan pihak kepolisian. Wakil Kepala Polisi Rembau Hazri Mohamad mengatakan kepada The Star bahwa oknum guru berusia 43 tahun itu menghukum siswa dengan mengurungnya di sebuah kerangkeng.

Kerangkeng itu sebenarnya merupakan area pameran untuk Masyarakat Pencegahan Narkoba sekolah.

Namun, kata Hazri, saat ini kasus tersebut telah diselesaikan secara kekeluargaan. Pihak sekolah dan dinas pendidikan telah melakukan mediasi antara oknum guru dan orangtua siswa.

"Hadir dalam pertemuan itu perwakilan dari Dinas Pendidikan kabupaten, sekolah dan keluarga korban," katanya dalam sebuah pernyataan.

"Ayah korban menerima penjelasan guru dan telah memaafkannya," tandasnya. 

Redaktur : Puri

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.