Viral 2 Bocah Cianjur Minta Tolong ke Kapolri, Ibunya Disekap dan Dijadikan Budak Seks di Dubai
JAKARTA, REQnews - Jagat maya dibuat gempar dengan viralnya video dua bocah di Cianjur meminta tolong ke Kapolri untuk membantu memulangkan ibu mereka yang disekap dan dijadikan budak seks di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA).
Menurut informasi, ibu kedua bocah tersebut bernama Ida (30 tahun) yang merupakan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kampung Pasir Layung, Desa Babakansari, KKecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur.
Dalam video yang viral, kedua anak, Herawati (15 tahun) dan Muhammad (11 tahun), memohon kepada Kapolri, Kapolda Jabar dan Kapolres Cianjur untuk membantu memulangkan ibu mereka yang diduga menjadi korban perdagangan orang di Dubai.
"Ibu kami berangkat ke Dubai pada 2022, dan diberangkatkan oleh sponsor H. Rahmat. Dengan itu Bapak Kapolri, Kapolda Jabar dan Kapolres Cianjur, kami sudah membuat laporan ke Polres Cianjur melalui LBH Keadilan," ungkap Herawati, dikutip Rabu, 5 Juli 2023.
Lebih lanjut Herawati bercerita, berdasarkan komunikasi terakhir dengan sang ibu, diketahui Ida sedang disekap dan dijadikan budak seks oleh sindikat perdagangan manusia.
"Kami sudah tidak bisa menghubungi dan komunikasi lagi. Ibu kami meminta untuk segera dipulangkan, dan berharap agar Kapolres Cianjur menangkap sponsor H Rahmat," jelasnya.
Sementara itu, kuasa hukum keluarga korban, Shalatuddin menjelaskan, Ida diberangkatkan oleh seseorang yang mengaku sebagai sponsor pada tahun 2022. Namun setelah berada di penempatan, Ida malah dipekerjakan tidak sesuai dengan perjanjian kerja.
"Tetapi ibu Ida ini tidak sesuai dengan penempatan apa yang dijanjikan, malah ditempatkan di Dubai. Tiba-tiba dua bulan lalu Ibu Ida memberitahukan ke suaminya Suryana (42 tahun) ia kabur dari majikannya karena diperlakukan tidak manusiawi," kata Shalatuddin.
Setelah kabur dari majikan, Ida kemudian disekap oleh sekelompok sindikat perdagangan orang dan dijadikan pelayan seks.
"Setiap hari harus berpakaian minim melayani. Kemungkinan setelah memberitahukan dan dia mengirimkan share lock lokasi dia disekap," sambungnya.
Lebih lanjut Shalatuddin mengungkapkan, pihaknya telah melaporkan sponsor yang memberangkatkan Ida ke luar negeri secara ilegal.
"Sehingga kami membuat pengaduan ke Polres Cianjur dan suaminya ini hanya tau bahwa Rahmatlah selaku sponsor karena yang datang ke rumahnya," tandasnya.
Redaktur : Puri
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.