REQNews.com

Fakta Baru Kasus Mutilasi Mahasiswa UMY, Merinding! Ternyata Ini Motif Kedua Pelaku Kuliti hingga Rebus Korban

The Other Side

Thursday, 20 July 2023 - 20:30

Pelaku mutilasi di Turi, Sleman (Foto: Radar Jogja)Pelaku mutilasi di Turi, Sleman (Foto: Radar Jogja)

JAKARTA, REQnews - Meski belum dibeberkan secara gamblang, kepolisian mulai mengungkap sedikit demi sedikit perihal motif pelaku mutilasi mahasiswa UMY Redho Tri Agustian.

Penyidik Ditreskrimum Polda DIY, Kombes FX Endriadi mengungkap jika kedua pelaku, yakni Waliyin (29 tahun) dan RD (38 tahun) sudah saling kenal dengan korban.

Perkenalan ketiganya terjadi lantaran mereka tergabung dalam sebuah komunitas. Komunitas itu juga disebutkan mempraktikkan aktivitas tak wajar.

Kedua pelaku dan korban kemudian menjalin komunikasi hingga akhirnya bertemu lalu melakukan aktivitas yang tidak wajar.

Sayangnya, Endriadi tidak menjelaskan secara rinci "aktivitas tidak wajar" yang dimaksud. Hanya saja, dia menyebut bahwa aktivitas itu berhubungan dengan kekerasan.

"Nanti masih kami lakukan pendalaman selanjutnya akan disampaikan kembali," jelas Endriadi, dikutip Kamis, 20 Juli 2023.

Saat melakukan aktivitas tak wajar itu, korban akhirnya meninggal. Kejadian itu sama sekali tidak diprediksi oleh kedua pelaku.

"Mereka (korban dan pelaku) melakukan kegiatan berupa kekerasan satu sama lain dan terjadi berlebihan, sehingga mengakibatkan korban meninggal dunia," lanjutnya.

Waliyin dan RD pun panik. Dalam situasi panik ketakutan itulah kedua pelaku kemudian berupaya menghilangkan jejak korban.

Mereka akhirnya memutuskan untuk memutilasi tubuh korban. Mutilasi dilakukan kedua pelaku dengan cara memotong kepala, pergelangan tangan dan kaki.

Kemudian mereka memotong bagian tubuh dan menguliti korban, dengan harapan bisa mengaburkan identitas Redho Tri Agustian.

"Untuk menghilangkan jejaknya. Pergelangan tangan dan pergelangan kaki, pelaku merebusnya untuk menghilangkan sidik jarinya," jelas Endriadi.

Sementara itu, Wadirreskrimsus Polda DIY, AKBP Tri Panungko mengimbau publik agar bersabar dalam menunggu hasil penyelidikan menyeluruh dari kasus mutilasi ini. Ia juga meminta agar masyarakat tak membuat spekulasi atau asumsi sendiri terkait kasus ini.

Hingga saat ini, lanjut Tri Panungko, penyidik masih terus melakukan penyelidikan dan pemeriksaan intensif terhadap kedua pelaku. Penyidik juga akan segera melakukan pemeriksaan psikologi forensik terhadap tersangka Waliyin dan RD.

Redaktur : Puri

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.