Siswi SMA yang Tantang Debat Terbuka Kapolri Kini Laporkan Perwira Polri Ipda BS ke Propam, Ini Kasusnya!
JAKARTA, REQnews - Sempat viral beberapa waktu lalu karena menantang debat terbuka Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, sosok siswi SMA, Kate Victoria Lim kini kembali jadi sorotan.
Ini lantaran dirinya melaporkan seorang Perwira Polri berinisial Ipda BS ke Divisi Propam. Kate melaporkan sosok tersebut atas kasus dugaan penghinaan dengan menyebutnya pekerja seks komersial (PSK).
"Maksud kedatangan saya ke Propam hari ini adalah untuk melaporkan seorang perwira polisi salah satu anggota Dit Tipid Siber Bareskrim Polri ke Propam," ungkap Kate, dikutip Sabtu, 9 September 2023.
Kasus ini bermula saat Kate mengirimkan link video YouTube kepada nomor diduga milik seorang Perwira Polri berpangkat Inspektur Dua (Ipda) BS.
Video tersebut memuat pendapat Kate tentang kasus pencemaran nama baik yang menjerat ayahnya, pengacara Alvin Lim, yang ditayangkan di kanal YouTube Qoutient TV.
"Lalu pada tanggal 20 Agustus 2023 saya mengirimkan video ke nomor WhatsApp tersebut berjudul 'Keadilan Versi Kate Victoria Lim' dari kanal YouTube Qoutient TV dengan maksud sang perwira bisa mendengar opini keadilan versi saya," kata Kate.
"Namun balasan yang saya dapatkan adalah kata-kata kotor, yang menurut saya tidak pantas dikatakan seseorang yang sudah dewasa apalagi seorang polisi yang bekerja di institusi seperti ini," sambungnya.
Karena Kate mengaku tak terlalu paham dengan kata-kata yang dimaksud dalam chat yang dikirimkan nomor diduga milik Ipda BS, remaja 16 tahun itu lalu melakukan penelusuran di Google untuk mencari tahu maknanya.
"Ternyata artinya adalah pelaku tindak asusila yang menjual dirinya sendiri atau bisa dikatakan pekerja seks komersial, kata halusnya. Ini saya juga dikatakan sebagai anjing atau binatang padahal saya adalah manusia," ujar Kate.
Kate pun memastikan nomor tersebut merupakan milik Perwira Polri. Sebab, kata dia, Ipda BS adalah penyidik yang menangani kasus ayahnya.
"Dalam kasus pencemaran nama baik (yang menjerat ayah saya), terdapat surat panggilan pemeriksaan yang isinya ada nama dan nomor telepon penyidik tersebut disimpan di nomor handphone ayah saya dengan nama tertera BS," jelasnya.
Kini, Kate menyerahkan kasus ini ke Propam dan berharap pelaku ditindak tegas.
"Saya harap perwira ini dicopot, karena apakah pantas membalas seperti ini kepada remaja yang sedang menyampaikan keluh kesahnya? Dimana profesionalitasnya?," tandasnya.
Redaktur : Puri
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.