REQNews.com

Tanggapi Kasus Denny Sumargo, Begini Penjelasan Dokter Forensik Soal Kemungkinan Tes DNA Bisa Nyogok

The Other Side

Monday, 11 September 2023 - 20:30

Ilustrasi Tes DNAIlustrasi Tes DNA

JAKARTA, REQnews - Kasus perseteruan Denny Sumargo dengan Verny Hasan terus bergulir. Terbaru, Verny Hasan menantang Denny Sumargo untuk melakukan tes DNA kedua untuk membuktikan status bilogis anaknya.

Tantangan itu pun diterima oleh Denny Sumargo. Verny Hasan menantang Densu untuk melakukan tes DNA ulang di rumah sakit Singapura.

Permintaan tes DNA ulang ini kemudian menarik perhatian Youtuber dr Richard Lee. Dalam konten terbarunya, dr Richard Lee pun membahas soal kasus tes DNA ulang Densu dan Verny Hasan ini.

Ia mengundang Ade Firmansyah, dokter forensik Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta. Dalam obrolannya, Richard Lee bertanya ke dr Ade tentang kemungkinan melakukan sogok menyogok ke pihak rumah sakit saat melakukan tes DNA.

"Saya kasih pertanyaan ulti ya dok, misalnya satu orang mau bermain disogok untuk mempermainkan itu (tes DNA) bisa nggak ya?" tanya dokter Richard Lee kepada Ade Firmansyah, dikutip Senin, 11 September 2023.

Ade lantas menjelaskan bahwa hal tersebut mungkin saja terjadi. Namun, kemungkinan tersebut kecil karena pasien tidak bisa bertemu langsung dengan laboran yang bekerja di dalam laboratorium tes DNA.

Pasalnya, hasil tes DNA dikerjakan oleh para laboran yang ada di dalam laboratorium. Sementara itu, pasien yang melakukan tes DNA hanya bertemu dengan dokter yang bersangkutan.

"Wah kalau kita bicara itu ya semua serba mungkin. Kalau satu orang tanpa melibatkan orang lain. Tapi gini, laboran yang memproses tes DNA di laboratorium itu tidak akan punya kesempatan untuk bertemu dengan klien," jelas Ade Firmansyah.

"Sama halnya kayak di RS deh, dokter ketemu pasien. terus misalnya sample tersebut dikasih ke laboratorium swasta. Pasiennya kan nggak tahu yang ngerjain di dalam siapa, mereka cuma tahu sama dokternya aja," tambahnya.

Selain itu, Ade Firmansyah juga mengungkapkan bahwa tidak boleh sembarangan orang masuk ke ruang laboratorium. Maka dari itu, kecil kemungkinannya ada aksi sogok menyogok terjadi saat melakukan tes DNA hingga perilisan hasilnya.

"Petugas laboran tidak memiliki keterkaitan dengan pasien. Dokter nggak bisa masuk sembarangan ke laboratorium. Kalau hasilnya keselip nggak mungkin, karena akreditasi dari mesin memastikan prosesnya itu terstandar, sudah internasional," tandasnya. 

Redaktur : Puri

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.