Kasus Istri Di-KDRT Suami di Cikarang Tak Kunjung Direspons Polisi, Usai Tewas Baru Diurusi! Psikolog Disya Arinda: Tunggu Ada Duitnya Dulu?
JAKARTA, REQnews - Kasus istri di Cikarang yang tewas dibunuh oleh suaminya sendiri di depan 2 anak balitanya tengah menyita perhatian publik.
Korban bernama Mega Suryani Dewi disebutkan sudah sejak lama menjadi korban KDRT dari sang suami, Nando Kusuma Wardana.
Kasus KDRT itu pun telah dilaporkan ke polisi oleh korban namun tak kunjung mendapat respons. Hingga akhirnya dia tewas dibunuh secara keji oleh suaminya.
Terkait kasus ini, psikolog terkenal Disya Arinda pun menanggapi. Melalui unggahan di akun Twitternya @disyaarinda, ia membagikan tangkapan layar terkait fakta meninggalnya Mega Suryani Dewi.
"Sebelum dia (korban) curhat sama aku katanya ga ada yang bantuin dia," tulis dalam tangkapan layar tersebut, dikutip Selasa, 12 September 2023.
"Sudah dilaporin polisi juga kalau duit gak ada ga respon. Udah bolak-balik visum nyatanya gak ada action apapun bahkan udah bayar keluar duit, semua sudah dilakuin," sambungnya.
Disya Arinda pun menyayangkan respons lambat dari pihak kepolisian.
"Korban lapor dengan hasil visum tapi gak diproses karena pelaku membantah. Terus diiyain aja gitu bantahannya? Hasil visum jadi gak valid gitu?," ujarnya.
"Tunggu meninggal dulu baru diproses? Tunggu ada duitnya dulu baru dikerjain? Keren banget ya kinerjanya," sindir Disya.
Unggahan dari psikolog Disya Arinda ini pun menuai komentar dari banyak netizen.
"Aku juga pernah lapor tapi cuma disuruh nulis berkas. Curhat ke psikolog ku soal ancaman pembunuhan malah dibilang 'Kamu mau cerai? Lah kamu aja ke sini masih paai duit suamimu kok' double combo," tulis akun @choccih.
"Kantor polisi mana nih, penerima laporan sama kepala kantor atau komandannya perlu diperiksa. Kayanya termasuk kelalaian yang menyebabkan kematian," komentar akun @hariiniwinda.
Redaktur : Puri
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.
