Jajanan Viral Renggut Nyawa 3 Orang dan Bikin 52 Orang Keracunan, Seperti Apa Sih Sate Jebred?
JAKARTA, REQnews - Kasus keracunan massal dilaporkan terjadi di Garut, Jawa Barat. Total ada 52 orang mengalami keracunan akibat mengonsumsi jajanan yang sedang viral, sate jebred.
Melansir dari Antara, Jumat, 13 Oktober 2023, Dinas Kesehatan Kabupaten Garut melaporkan bahwa korban terakhir meninggal dunia saat sedang dirawat di rumah sakit.
Korban tersebut diketahui merupakan wanita berusia 35 tahun.
"Ny R 35 tahun," kata Kepala Dinkes Kabupaten Garut Leli Yuliani.
R alias Risna itu dilaporkan sempat mendapatkan perawatan intensif usai menyantap sate jebred atau sate kulit di Kecamatan Cilawi, Garut.
Korban mengalami muntah-muntah dan diare parah hingga akhirnya meninggal dunia.
"Muntah-muntah dan diare, dibawa ke RS Guntur oleh keluarga," jelas Leli.
Data terakhir menyebutkan bahwa hingga kini total ada 52 warga yang keracunan akibat makan sate jebred. Para korban mengeluh diare, muntah-muntah hingga demam hebat.
Korban meninggal lainnya selain Risna, yakni Mimin (61 tahun) dan Cecep (48 tahun).
Terkait kejadian ini, polisi pun sudah turun tangan. "Hari ini kami mendatangkan Puslabfor dan Dinas Kesehatan membawa sampel ke Laboratorium Kesehatan di Bandung. Hasilnya, baru akan diketahui dalam satu minggu," kata Kasat Reskrim Polres Garut AKP Ari Rinaldo.
Penjual sate yang dicurigai bakal segera dimintai keterangan.
Sebagai informasi, sate jebred sendiri merupakan jajanan khas yang banyak dijual di daerah Priangan Timur. Sate yang belakangan ini tengah viral tersebut dijual di wilayah seperti Sumedang, Garut, Tasikmalaya, Banjar, dan Ciamis.
Sate ini biasa dijajakan di pasar-pasar tradisional. Sate jebred terbuat dari kulit sapi yang dipotong dan diberi bumbu kuning. Kulit yang biasanya digunakan adalah kulit sapi dan kerbau yang nantinya diolah lalu disajikan dengan serundeng atau bumbu kacang.
Redaktur : Puri
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.