Mau Padamkan Api, Petugas Damkar Malah Dianiaya Warga, Begini Kronologinya!
MAKASSAR, REQnews - Nasib nahas dialami petugas pemadam kebakaran di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Saat hendak menjalankan tugas, mereka malah mendapat perlakuan tak menyenangkan dari warga.
Setidaknya 3 petugas Damkar menjadi korban penganiayaan warga saat berupaya memadamkan api di Jalan Pongtiku 1, Kecamatan Tallo, Kota Makassar pada Rabu, 18 Oktober 2023 malam.
Tak hanya menganiaya petugas, warga juga melempari armada Damkar dengan batu.
Kejadian bermula saat petugas datang ke lokasi kebakaran. Namun warga di lokasi tiba-tiba menyerang dengan cara melempari petugas hingga kaca mobil Damkar pecah.
Kemudian, warga menganiaya 3 petugas Damkar saat mereka berupaya memadamkan api di lokasi. Menurut informasi, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 22.00 WITA malam saat kebanyakan warga sudah beristirahat di kediamannya.
Untuk penyebab kebakaran sendiri, polisi masih melakukan penyelidikan.
Sementara itu, Kadis Damkar Makassar, Hasanuddin mengatakan, saat kejadian para petugas sempat kesulitan menembus lokasi kebakaran karena penuh kerumunan warga.
"Anggota kami sudah berusaha menuju ke titik api, mereka sedang bekerja, namun terhalangi dengan banyak warga (di lokasi), ada anggota saya kena pukul tiga orang," ungkap Hasanuddin, dikutip Jumat, 20 Oktober 2023.
Adapun dugaan terjadinya penganiayaan dan pelemparan tersebut karena warga emosi lantaran petugas Damkar dianggap telat sampai di lokasi kebakaran.
"Jadi waktu tiba di lokasi sempat kesulitan masuk karena itu banyaknya orang, yang mungkin namanya orang panik. Jadi terjadi itu (penganiayaan) dan satu unit mobil damkar kita juga kena lempar batu di kaca depannya," sambungnya.
Menindaklanjuti kejadian ini, Hasanuddin menegaskan pihaknya akan membawa ke jalur hukum. Kepolisian pun telah menerima laporan dari Damkar Makassar.
"Sekarang kami sudah terima laporannya," kata Kapolsek Tallo AKP Ismail.
"Tadi malam dini hari sekitar jam 2, selesai melakukan pemadaman di sana langsung melapor ke kantor. Sementara ini kami kembangkan dalam lidik," tandasnya.
Redaktur : Puri
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.