REQNews.com

Kronologi Aktor Fedi Nuril Ditahan Tentara Israel di Gaza Palestina

The Other Side

Monday, 13 November 2023 - 01:00

Fedi NurilFedi Nuril

JAKARTA, REQnews - Israel terus dibanjiri kecaman dari banyak negara di dunia lantaran tak kunjung berhenti menggempur Gaza, Palestina hingga puluhan ribu korban berjatuhan.

Kekejaman tentara Israel terhadap rakyat sipil Gaza kian menjadi-jadi meski banyak negara telah mengutuk keras hingga menyerukan gencatan senjata.

Di tengah kabar genosida Israel yang tiada henti ini, aktor Fedi Nuril ikut angkat bicara seputar kekejaman tentara negara zionis.

Fedi Nuril rupanya punya pengalaman berhadapan langsung dengan tentara Israel. Peristiwa itu dialaminya pada tahun 2014 silam.

Kisah ini diungkap Fedi Nuril di akun Instagramnya baru-baru ini.

"Gak akan lupa sama Palestina setelah apa yang aku lihat dan rasakan di sana tahun 2014," ungkap Fedi Nuril, dikutip Minggu, 12 November 2023.

Pemain film "Ayat-Ayat Cinta" itu kemudian mengurai ceritanya di akun Instagram. Kala itu, Fedi Nuril dihadang oleh tentara Israel saat memasuki Masjidil Aqsa.

"Tahun 2014, gue ke Palestina untuk syuting sebuah program Ramadan. Sewaktu gue dan salah satu kru masuk Masjidil Aqsa untuk salat Zuhur dan ambil gambar, gue ditahan di gerbang masuk oleh tentara Israel karena bawa tripod dan wireless mic. Anehnya, walaupun tentara itu bersenjata lengkap, gue nggak merasa takut," jelas Fedi.

"Apa yang terjadi di Palestina bukan perang, tapi perebutan paksa. Tentara Israel didukung teknologi militer dari US dan negara maju lain, sedangkan rakyat Palestina bertahan dengan persenjataan seadanya," lanjutnya.

"Sebelum diskusi lebih lanjut tentang Palestina, gue mau cerita sejarah sedikit. Barangkali teman-teman ada yang belum tahu kalau wilayah Levant (termasuk di dalamnya Palestina, Israel, Yordania, Irak, Suriah, dan Lebanon) telah mengalami pergantian penguasa sejak Zaman Batu. Levant pernah dikuasai Bizantium, Babilonia, Romawi, dan Ottoman," kata dia lagi.

Fedi merasa sedih melihat apa yang dilakukan tentara Israel terhadap rakyat Palestina. Menurut Fedi, Israel telah melakukan kejahatan pelanggaran HAM.

"Gue sangat sedih melihat kejahatan pelanggaran HAM terhadap rakyat Arab-Palestina yang semakin menjadi-jadi. Rakyat Arab-Palestina tidak mendapatkan hak sipil untuk hidup di Palestina. Mereka harus menjadi penduduk Israel untuk mendapatkan akses rumah, pendidikan, dan kesehatan yang layak," ujar Fedi.

"Gue berharap seluruh lapisan masyarakat dunia berhenti mempolitisasi pendudukan Israel di Palestina dan aktif mendukung kemerdekaan Palestina. Ini masalah kemanusiaan," katanya.

Di akhir postingan, Fedi pun mendoakan keselamatan rakyat Palestina.

"Gue yakin tidak ada satu pun ideologi di dunia yang membenarkan pembunuhan dan kekerasan terhadap manusia lain. Tidak peduli apa agama dan keyakinan kalian, bagaimana mungkin membunuh anak-anak dianggap 'biasa saja'? Semoga saudara kita, rakyat Arab-Palestina, di Palestina selalu dalam lindunganNya. Aamiin," tandasnya.

 

 

Redaktur : Puri

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.