Nih Tampang Perawat Gadungan Diduga Alat Propaganda Israel, Tebar Fitnah Soal Hamas Endingnya Habis 'Dikuliti'
JAKARTA, REQnews - Israel kabarnya kian masif menebarkan propaganda untuk menutupi aksi genosida yang dilakukannya di Gaza, Palestina.
Contohnya saja, tentara mereka yang baru-baru ini ketahuan berakting soal "tur" rumah sakit di Gaza yang diklaimnya sebagai persembunyian Hamas. Kebohongan tentara itu akhirnya terbongkar.
Kini, propaganda serupa kembali muncul. Seorang kreator konten Israel, Hannah Abutbul diduga menyamar sebagai perawat palsu dan menebar fitnah tentang Hamas.
Dalam video yang viral, perawat palsu itu menuduh Hamas telah menyita semua fasilitas RS Al Shifa dan obat-obatan sehingga ia tak bisa memberikan morfin pada balita yang sedang dioperasinya.
Selain mencuri bahan bakar, Hamas dituduh oleh perawat palsu itu juga mencuri morfin dalam penguasaan teritori di RS tersebut. Namun ekspresi ketakutan dan kegelisahan perawat tersebut dinilai berlebihan dan janggal.
Bahkan, Media Prancis, France 24 pun menguliti kebohongan perawat palsu itu. Mereka menganalisis bahwa perawat itu adalah salah satu bentuk propaganda dan kebohongan nyata di tengah konflik Israel-Palestina.
France 24 menguliti secara detail rekayasa yang ditebar Israel melalui perawat palsu tersebut. Dugaan propaganda ini menguat karena akun resmi perwakilan Israel terkait perkembangan perang ini juga membagikan video tersebut, dan membuat publik makin menemukan kejanggalan.
Kejanggalan pertama, backsound ledakannya diketahui hanyalah hasil editan di mana news anchor di sana memastikan timnya sudah menyelidiki bahwa suara itu teramat mirip dengan sound ledakan yang sudah terjadi. Ketika dipisah ada penggabungan dari video akting tersebut dengan sound bom seolah-olah memang sedang terjadi.
Kejanggalan kedua, video perawat panik itu juga terlihat terlalu 'murni' dan dinilai sangat rapi latar belakangnya. France 24 juga memfokuskan pada stetoskop perawat itu yang berwarna merah.
Sudah bisa dipastikan bahwa stetoskop di RS Al Shifa semuanya berwarna biru. Sehingga tidak mungkin ada warna lain di RS tersebut. Lalu jika merujuk pengakuannya tengah mengoperasi balita, maka sarung tangan perawat tersebut juga seharusnya tidak sebersih di dalam video.
Tak sampai di situ saja, media Prancis ini juga menyoroti bahasa Arab yang diucapkan oleh 'aktris' tersebut. Ia menyebut pergi dari sini dengan dialek yang dirasa sangat aneh.
Dan informasi paling valid lainnya, tim di sana memastikan bahwa wajah dari perawat ini tidak satu pun dikenali oleh perawat dan dokter lainnya yang memang benar bekerja di RS Al Shifa.
Sebelumnya, perihal perawat palsu ini juga telah dianalisis oleh pakar Timur Tengah, Owen Jones dalam tulisannya di Al Jazeera. Jones mengungkapkan bukti bahwa perawat itu gadungan dan sepakat soal dialek Arab-nya yang aneh, bukan seperti logat Palestina.
Bahkan Jones menegaskan bahwa video itu sangat absurd. "Video itu hampir lucu karena absurditasnya," kata Jones, dikutip Minggu, 19 November 2023.
"Perawat tersebut berbicara dengan aksen non-Palestina, dan dialognya tampaknya dengan sempurna mencerminkan pokok pembicaraan militer Israel tentang Hamas yang mencuri semua bahan bakar dari rumah sakit," jelasnya.
Sementara soal kemiripan perawat gadungan itu dengan aktris Israel Hannah Abutbul, media France 24 juga sempat membahasnya. Secara perawakan keduanya dinilai memang sangat mirip, hanya ada sedikit perbedaan antara tahi lalat di dekat bibir.
Redaktur : Puri
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.