REQNews.com

Merinding! Begini Isi Pesan Tertulis di Kaca yang Ditinggalkan Satu Keluarga Tewas Bunuh Diri di Malang

The Other Side

Wednesday, 13 December 2023 - 20:30

TKP satu keluarga tewas di Malang. (Foto: Instagram @info_malang)TKP satu keluarga tewas di Malang. (Foto: Instagram @info_malang)

JAKARTA, REQnews - Kasus satu keluarga ditemukan tewas kembali terjadi. Kali ini sekeluarga guru SD di Kabupaten Malang ditemukan tewas mengakhiri hidup di rumahnya.

Korban merupakan guru SD, istri dan salah satu anaknya. Jasad ketiganya ditemukan pada Selasa, 12 Desember 2023 di rumah mereka di Desa Saptorenggo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.

Identitas ketiga korban yakni, W (35 tahun), S (35 tahun) dan ARE (13 tahun). Sementara itu, satu anak lagi diketahui masih hidup, yakni berinisial AKE (13 tahun).

Melansir dari akun X @bestofbalraj, kronologi penemuan jasad ketiga korban bermula saat AKE yang bangun kesiangan mencoba mencari ketiga anggota keluarga lainnya yang tidur di kamar belakang.

Namun, setelah bertemu sang ayah, AKE meminta pertolongan tetangga sesuai instruksi sang ayah. Berselang 15 menit, terdengar suara teriakan dari W yang tengah berada di dalam rumah.

Mendengar suara jeritan tersebut, tetangga berdatangan ke TKP, namun saat datang kondisi kamar terkunci. Saat berhasil dibuka, warga mendapati ceceran darah yang ternyata berasal dari luka sayatan tangan korban W.

Sementara istrinya S ditemukan dalam keadaan mulut berbusa, dan kondisi anak korban, ARE dengan bibir yang membiru.

Korban W sempat dilarikan ke RS terdekat oleh tetangga, namun nyawanya tak tertolong akibat terlalu banyak mengeluarkan darah.

"Melihat hal tersebut, para tetangga langsung membawa W ke RS terdekat, namun guru SD tersebut tidak berhasil ditolong hingga dinyatakan meninggal dunia pukul 08.50 WIB," tulis akun @bestofbalraj, dikutip Raby, 13 Desember 2023.

Menurut keterangan Ketua RT Iswahyudi, ada pesan yang ditulis korban di kaca toilet sebelum tewas.

"Tadi menurut keterangan anak yang masih hidup, ada pesan di kaca toilet ditulis pake spidol," ungkap Iswahyudi.

Adapun isi pesan yang ditulis korban untuk anaknya AKE yang masih hidup sebagai berikut:

"Kaka jaga diri, papa, mama, adik pergi dulu, Nurul Uti, Kung, Tante dan Om belajar yang baik, Uang papa mama untuk pemakaman jadi satu love you kakak- papa," demikian tulis korban.

Hingga kini, kepolisian masih mengusut kasus kematian satu keluarga guru di Malang ini untuk mengungkap motif korban melakukan bunuh diri

Redaktur : Puri

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.