REQNews.com

Jadi Korban Tipu-tipu! Pemuda Bengkulu Dijanjikan Lolos Jadi Polisi, Uang Rp 750 Juta Melayang Tanpa Hasil

The Other Side

Sabtu, 23 Desember 2023 - 13:00

Viral curhat pemuda dijanjikan lolos jadi polisi dengan bayar Rp 750 juta.Viral curhat pemuda dijanjikan lolos jadi polisi dengan bayar Rp 750 juta.

JAKARTA, REQnews - Kasus penipuan bermodus meloloskan seseorang untuk menjadi anggota Polri dengan membayarkan sejumlah uang kembali terjadi. Kali ini kasus menimpa seorang pemuda asal Bengkulu berinisisial YA (20 tahun).

Melansir dari unggahan akun TikTok @sugarwatermelon12, pemuda yang merupakan warga Kerkap Kabupaten Bengkulu Utara itu mengaku ditipu oleh seseorang dengan dijanjikan akan lolos jadi anggota Polri.

Bahkan kedua orangtua korban sampai rela mengeluarkan uang senilai Rp 750 juta. Uang tersebut merupakan hasil dari menggadaikan rumah, tanah hingga mobil demi sang anak bisa menjadi polisi.

Kasus bermula saat YA mengikuti seleksi penerimaan bintara Polri dua pada bulan Mei lalu. Saat itu korban mengikuti seleksi melalui panitia daerah Polda Bengkulu. Akan tetapi, YA dinyatakan gugur saat seleksi tahapan pertama.

Kedua orangtua korban sempat kecewa dengan kegagalan korban saat seleksi bintara Polri. Kemudian kedua orangtua korban dikenalkan dengan salah seorang kenalan berinisial Si.

Si mengaku akan membantu proses penerimaan korban hingga dijanjikan lolos dan diterima menjadi bintara Polri. Namun syaratnya, korban harus membayarkan sejumlah uang dengan nominal mencapai Rp 600 juta sebagai pelicin.

Tak sampai di situ saja, pelaku meminta kembali tambahan uang senilai Rp 150 juta hingga dipastikan lolos menjadi bintara Polri nantinya.

"Awalnya saya gugur dalam tes tahap pertama, selanjutnya saya dijanjikan oleh seseorang yang mengaku dapat membantu saya untuk menjadi seorang anggota polri," ungkap YA, dikutip Sabtu, 23 Desember 2023.

Kemudian setelah berkenalan dengan Si, orangtua dari YA lalu diarahkan dan terjadi suatu perbincangan antara mereka. Si mengaku akan siap meluluskan YA untuk menjadi bintara Polri.

"Dia (terduga pelaku) bilang bisa meluluskan saya tes menjadi anggota Polri. Asalkan orangtua saya bisa membayar sejumlah uang," kata YA.

Namun setelah beberapa waktu berlalu, Si tak kunjung meluluskan YA sesuai kesepakatan awal meski uang Rp750 juta sudah disetor.

"Setelah uang itu diserahkan, saya dapat informasi bahwa dia (pelaku terduga) sudah ditangkap dalam kasus penipuan," terang YA.

Orangtua korban pun merasa dirugikan dan berharap bisa bertemu langsung dengan terduga pelaku. Mereka juga menuntut agar uang yang telah diberikan dapat dikembalikan pelaku. 

Redaktur : Puri

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.