Viral! Sambil Pegang Pisau, Pria Ancam Bunuh 2 Anaknya Gegara Istri Nolak Rujuk
JAKARTA, REQnews - Netizen X mendadak geger dengan viralnya kiriman menfess seseorang yang tak diketahui identitasnya. Orang tersebut meminta bantuan netizen atas aksi pengancaman yang dilakukan sang kakak ipar.
Dalam menfess itu disertakan pula sebuah video yang disebutkan berasal dari Stabat, Langkat, Sumatera Utara. Video itu memperlihatkan seorang pria bertelanjang dada sedang memegang pisau.
Di belakang pria itu, tampak 2 anak yang ada di atas kasur sembari menatap ke kamera. Salah satu anak terlihat sangat ketakutan sampai bersembunyi di balik boneka besar.
"aku harus apa sekarang, kakak aku diancam suaminya mau bunuh anak-anak mereka krna kakak ku gamau rujuk ke suami nya lagi karena suami nya tukang nyabu dan sering main tangan ke kakak aku. aku dan ibuku lgi mau coba lapor polisi biar anak2 nya bs diambil dribapaknya dia ngancem mau bunuh diri beserta sekalian dengan anak-anaknya mereka di daerah sumut stabat, aku di daerah jawa gabisa buat apa2," tulis seseorang melalui akun base X @convomf, dikutip Selasa, 2 Januari 2024.
Menfess tersebut sontak membuat netizen ngeri dan cemas atas keselamatan anak-anak dalam video itu. Seorang netizen pemilik akun @pemimpinmuu bahkan sampai menghubungi kepolisian untuk meminta bantuan menindaklanjuti kasus ini.
"udah ada yang baca semoga ada tindak lanjut, cuma bisa bantu sampai sini. kalo ada kabar dari jejaring saya, akan saya kabarkan lagi," katanya seraya melampirkan screenshoot chat kepada beberapa orang polisi.
Di sisi lain, tim Convo, base yang digunakan untuk mencari bantuan juga sudah menindaklanjuti Menfess tersebut.
"Teman-teman, tim Convo sudah reach out sender. Karena keterbatasan informasi, boleh bantuannya untuk kasih kami rekomendasi LBH di sekitar Sumatera Utara khususnya daerah Stabat. Karena posisi kakak sender memang diancam, mohon bantuannya untuk diretweet ya. Bisa hubungi kami di t.me/xlaut," demikian tulis tim Convo.
Redaktur : Puri
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.