REQNews.com

Pria Australia yang Ngaku Sebagai Pencipta Bitcoin Satoshi Nakamoto Akhirnya Diseret ke Pengadilan

The Other Side

Monday, 12 February 2024 - 23:00

Craig Wright yang mengaku sebagai pencipta Bitcoin Satoshi Nakamoto.Craig Wright yang mengaku sebagai pencipta Bitcoin Satoshi Nakamoto.

JAKARTA, REQnews - Seorang ahli komputer asal Australia bernama Craig Wright akhirnya diseret ke pengadilan Inggris usai dirinya mengaku sebagai pencipta Bitcoin.

Orang-orang dalam industri Bitcoin menuding Craig Wright membuat pengakuan bohong dan dokumen palsu demi membuktikan dirinya adalah pencipta mata uang kripto itu.

Craig Wright sendiri mengklaim dirinya adalah Satoshi Nakamoto, penulis buku putih tahun 2008 yang menjadi dasar kriptografi.

Klaim Wright tidak diterima oleh sekelompok pemangku kepentingan industri Bitcoin, Crypto Open Patent Alliance (COPA). COPA kemudian mengajukan gugatan untuk memastikan bahwa teknologi Bitcoin tetap open source dan untuk memblokir serangkaian tuntutan hukum Wright terhadap pengembang perangkat lunak Bitcoin.

COPA lantas meminta Pengadilan Tinggi di London untuk memutuskan bahwa Wright bukanlah Satoshi. Kelompok tersebut mengatakan Wright berulang kali memalsukan dokumen yang membuktikan bahwa dia adalah pencipta Bitcoin. Lebih jauh lagi, cerita Wright seharusnya berubah setiap kali ada celah dalam cerita tersebut.

Mr Wright membantah mengandalkan catatan palsu untuk membuktikan bahwa dia adalah Satoshi. Menurut dia, penerbitan dokumen palsu tersebut merupakan ulah pengacaranya. Pembuktian dalam persidangan terhadap Wright, 54, diperkirakan akan berlangsung enam hari. Reuters melaporkan persidangan tersebut.

Selama persidangan, pengacara COPA Jonathan Huff bertanya kepada Wright, "Apakah Anda pernah memalsukan dokumen apa pun untuk mendukung klaim Anda bahwa Anda adalah Satoshi Nakamoto?" Wright menjawab dengan datar, "Tidak." "Apakah dia dengan sengaja menyerahkan dokumen palsu untuk mendukung klaimnya bahwa dia adalah Satoshi Nakamoto?" kata Hough. Tuan Wright kembali menjawab, "Tidak sama sekali."

Tuan Hough menunjukkan banyak bukti dokumen palsu yang dia klaim berasal dari Wright, termasuk makalah akademis dan catatan tulisan tangan. Wright berulang kali menyatakan bahwa dokumen-dokumen inilah yang menjadi alasan keputusannya menggunakan nama Satoshi Nakamoto.

COPA mengatakan dokumen yang digunakan oleh Wright menyertakan stempel waktu palsu untuk membuatnya tampak seolah-olah kertas putih Bitcoin dibuat sebelum dirilis ke publik. Lampunya tidak bergerak. "Palsulah dokumennya dan kamu akan mendapatkan hasil yang sempurna".
 

Redaktur : Puri

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.