REQNews.com

Geger Temuan Jasad Bocah TK Dikubur di Sela Batu Dasar Jurang, Diduga Korban Rudapaksa dan Pembunuhan

The Other Side

Tuesday, 27 February 2024 - 22:00

Viral penemuan jasad bocah di dasar jurang. (Foto: X)Viral penemuan jasad bocah di dasar jurang. (Foto: X)

JAKARTA, REQnews - Warga Desa Kaofe, Buton Selatan, Sulawesi Tenggara digegerkan dengan penemuan jasad bocah berusia 6 tahun yang dikubur di dasar jurang. Bocah tersebut diduga sebagai korban pembunuhan.

Penemuan mayat bocah bocah berinisial S itu terjadi pada Minggu, 25 Februari 2024. Video penemuan mayat tersebut pun viral di media sosial, salah satunya dibagikan oleh akun X @Candj09.

"Info pembunuhan. Korban anak berusia 6 tahun dirudapaksa dan dibunuh," tulis akun @Candj09, dikutip Selasa, 27 Februari 2024.

"Mayatnya dikubur di sela batu oleh pelaku," sambungnya.

Sebelumnya, bocah tersebut memang dilaporkan hilang dan kini ditemukan sudah dalam kondisi tak bernyawa. Dalam laporan anak hilang yang beredar disebutkan bahwa terakhir kali korban terlihat pulang sekolah menuju rumahnya mengenakan seragam TK warna oranye dan putih.

Melansir dari Youtube tvOneNews, korban diduga kuat menjadi korban rudapaksa dan pembunuhan. Dari hasil visum awal kepolisian, ditemukan sejumlah luka serius pada tubuh korban, termasuk di bagian alat vital.

Selanjutnya, pihak Polda Sutra akan melakukan autopsi terhadap jasad korban untuk memastikan penyebab kematian bocah malang tersebut.

Sebelumnya diketahui, korban sempat dilaporkan hilang selema 3 hari. Beredar kabar jika korban dibawa pergi oleh seorang pria tak dikenal.

Warga lantas melakukan pencarian namun korban ditemukan sudah tak bernyawa dan jasadnya terkubur di dasar jurang Buton, 1 km dari permukiman.

Di platform X, beredar foto terduga pelaku yang disebut-sebut melarikan diri ke Kota Baubau.

"Info pelaku ternyata sering melakukan rudapaksa dan sudah sering keluar masuk penjara," tulis akun X @Candj09.
 

Redaktur : Puri

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.