Kecelakaan Maut Tol Cikampek Km 58 Jadi Trending Topic, Netizen Ramai-ramai Kawal Sopir Bus Primajasa yang Dinilai Tak Bersalah!
JAKARTA, REQnews - Kecelakaan maut di Tol Cikampek Km 58 menjadi trending topic di platform X. Diketahui kecelakaan tersebut diduga terjadi akibat mobil Grand Max melaju kencang keluar arus contraflow hingga adu banteng dengan bus Primajasa.
Alhasil, 12 orang tewas dalam kecelakaan tersebut. Usai kecelakaan terjadi, kesaksian sopir bus Primajasa pun viral hingga disorot netizen.
Tak hanya itu, beredar pula video rekaman dari dashcam saat kecelakaan maut tersebut terjadi.
Melihat hal itu, banyak netizen yang menilai jika sopir bus Primajasa tidak bersalah lantaran sudah berada di posisi atau jalur yang benar.
Seperti netizen dengan akun X @bolabolaaja yang mendukung sang sopir bus.
"Ada video dashcam mobil pengendara lain detik-detik terjadinya kecelakaan beruntun Grand Max tabrak bus di Tol Jakarta - Cikampek KM 58," katanya, dikutip Selasa, 9 April 2024.
"Jadi bukti cerita si bapak bener, si sopir bus gak boleh diapa-apain si kalau sampai masuk penjara, rusah sudah hukumnya. Tetap kawal guys," sambungnya.
Netizen itu pun mengunggah ilustrasi dari kecelakaan maut tersebut.
"Jadi ini ilustrasi yang belum tahu contraflow dan gambaran kejadian kecelakaan KM 58 Grand Max motong jalur dan adu banteng sama bus Primajasa," jelasnya.
Rupanya cuitan tersebut mendapatkan banyak respons dari netizen lainnya yang juga ikut memberikan dukungan pada sopir bus Primajasa.
"Paling gak bisa kalau lihat sopir bus (yang benar dan gak salah) kena apes begini, soalnya bokap gue pensiunan sopir bus juga walaupun bukan bus antar kota begini huhu. Semoga Pak Heri enggak jadi tersangka dan dapat keadilan, dan buat para korban MD semoga husnul khotimah aamiin," komentar akun @destidwining.
"Untung banget ada orang berakal sehat punya mobil dilengkapi dashcam. Semoga bapak sopir busnya gak kenapa-kenapa dan dapat keadilan," tulis akun @almiracalie.
Redaktur : Puri
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.