REQNews.com

Ini 5 Negara dengan Akses Internet Paling Terbatas di Dunia

The Other Side

Jumat, 11 Oktober 2019 - 12:00

Ilustrasi pembatasan layanan internet (doc: publiksatu.com)Ilustrasi pembatasan layanan internet (doc: publiksatu.com)

JAKARTA, REQnews – Kehabisan kuota internet mungkin sudah hal biasa di Indonesia. Tapi apa kamu sanggup bila akses internetmu dibatasi? Tentu itu bisa jadi mimpi buruk, bukan?

Nah, mimpi buruk tersebut sudah jadi hal biasa di beberapa negara. Sebab hadirnya peraturan pemerintah yang ketat, membuat banyak situs yang diblokir di sejumlah negara.

Penasaran negara apa saja? Berikut adalah 5 negara dengan akses internet paling terbatas di dunia.

 

1. Eritrea

Negara ini dikenal sebagai negara paling gaptek alias memiliki persentase pengguna internet paling sedikit di dunia. Ngak cuma jumlah penduduk melek internetnya saja yang sedikit, informasi yang bisa didapatkan dari internet di Eritrea juga sangat terbatas.

Bahkan, media massa hingga kebebasan berekspresi juga sangat dibatasi di negara yang terletak di bagian timur laut Afrika ini. Bisa dibayangin, dari sekian banyak penduduknya cuma 7 persen yang memiliki handphone dan 1,3 persen yang memiliki akses internet.

 

2. Ethiopia

Masih di benua Afrika. Tak hanya menjadi salah satu negara termiskin di dunia, Ethiopia juga dikenal sebagai negara yang juga memiliki pembatasan akses internet.

Konon, korupsi besar-besaran yang terjadi di Ethiopia kerap ditutup-tutupi oleh pemerintah dengan membatasi para jurnalis serta penyebaran informasi melalui internet.

Bahkan, pada tahun 2016 lalu, pemerintah Ethiopia sempat mematikan internet secara massal akibat gerakan di media sosial yang menentang diskriminasi kepada etnis Koromo. Protes yang awalnya terjadi di media sosial akhirnya berubah menjadi demonstrasi untuk menggulingkan rezim korup yang sedang berkuasa saat itu.

 

3. Suriah

Kalau di timur tengah, Suriah menjadi negara yang memiliki akses internet terbatas. Kondisinya yang sampai saat ini masih berada di dalam konflik perang saudara menjadi salah satu alasan dari pemerintah untuk mengontrol semua konten-konten yang bisa diakses di sana secara ketat.

Bahkan, semua warnet di sana harus melaporkan semua orang yang berkunjung serta website apa saja yang dikunjungi. Apabila ada yang mengakses konten yang dianggap dapat membahayakan negara, pemerintah nggak segan-segan untuk mengeksekusi orang tersebut.

Ngak cuma internet, jurnalis dan blogger juga gak bisa hidup tenang karena mereka bisa saja dieksekusi oleh ISIS apabila yang mereka tulis nggak sepaham dengan ideologi ISIS.

 

4. Iran

Masih di timur tengah, Iran juga masuk dalam daftar negara dengan akses internet terbatas. Emang semua orang bisa mengakses internet, namun gak sebebas yang kamu pikirkan.

Akibat hukum yang ketat, semua pemilik website, blogger, dan lain-lain harus mendaftarkan website mereka ke Kementerian Seni dan Budaya.

Orang yang menuliskan atau membaca konten-konten yang dianggap mengritik pemerintah atau bertentangan dengan ajaran agama akan dipenjara.

Bahkan sekitar 500 website terpopuler di seluruh dunia diblokir oleh pemerintah Iran karena dianggap tidak sesuai dengan adat istiadat di sana.

 

5. Cina

Nah, meskipun Cina adalah negara yang saat ini berkembang dengan paling pesat teknologi informasinya, namun akses internet di Cina sangat dibatasi lho.

Bahkan ada istilah unik soal sensor internet di China dengan nama The Great Firewall of China yang diibaratkan dengan tembok besar China. ‘Tembok’ ini membatasi rakyat dengan akses internet.

Jadi meksipun internet dapat diakses di mana saja, namun China memblokir banyak website luar negeri yang terkenal seperti Facebook, Google, Wikipedia, Whatsapp, Instagram dan masih banyak lagi. (Binsasi)

Redaktur : Safwan Hadi Rachman

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.