Perselingkuhannya dengan Anak Petinggi Polri Dibongkar, Oknum Dokter Gigi TNI AD Jebloskan Istri ke Penjara Pakai UU ITE
JAKARTA, REQnews - Kasus perselingkuhan oknum Dokter Gigi TNI AD di Provinsi Bali tengah viral dan jadi sorotan publik.
Istri dari oknum Dokter Gigi TNI AD tersebut tak tahan dengan ulah suaminya yang berselingkuh dengan 5 wanita sekaligus hiingga akhirnya membeberkan kasus ini lewat media sosialnya.
Namun setelah itu, oknum Dokter Gigi TNI AD inisial MHA berpangkat Letnan Satu Korps Kesehatan Militer (Lettu Ckm) itu justru malah mencoba jebloskan sang istri ke penjara.
Luh Hety Vironika, Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Provinsi Bali, mengonfirmasi kejadian tersebut.
"Kami menerima titipan penahanan tersangka Anindira Puspita, istri korban perselingkuhan oleh suami yang merupakan Dokter TNI AD," ungkapnya, dikutip dari akun Instagran @denpasarcerita, Sabtu, 13 April 2024.
Anindira Puspita ditahan dan dituduh sebagai tersangka dalam kasus pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Ini lantaran ia mengungkap perselingkuhan suaminya, seorang dokter di TNI AD yang bertugas di Satuan Kesdam/Udayana melalui Instagram.
Suami Anindira Puspita dilaporkan memiliki hubungan gelap dengan 5 wanita, salah satunya diklaim sebagai anak petinggi Polri.
"Oknum Dokter Gigi TNI AD disebut-sebut selingkuh dengan 5 wanita, salah satunya anak petinggi kepolisian," sambungnya.
Anindira Puspita sendiri diketahui baru saja melahirkan bayi yang kini masih berusia 1,5 tahun. Meski masih memiliki batita, Anindira Puspita harus menghadapi statusnya sebagai tersangka dan ditahan oleh Polresta Denpasar.
Namun, melihat kondisi korban yang harus memberikan Air Susu Ibu (ASI) terhadap anaknya, korban akhirnya dialihkan ke tahanan rumah UPTD PPA Rumah Aman Pemogan.
"Penahanan Anindira Puspita di UPTD PPA Pemogan disebabkan oleh kebutuhan memberikan ASI kepada bayinya, sehingga harus dalam kondisi yang nyaman," tandas Luh Hety.
Redaktur : Puri
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.