Viral TikTokers Bima Yudha Ditawari Jadi Buzzer Bea Cukai, Responsenya Tegas dan Menohok
JAKARTA, REQnews - Viral beredar di media sosial penolakan dari influencer Bima Yudho Saputro atas ajakan kerja sama dari Bea Cukai. Salah satu akun TikTok @calvianfd pada Kamis 2 Mei 2024. Terlihat pada video tersebut pemilik akun menjelaskan kronologi ajakan kerja sama terhadap Bima yang diajukan oleh salah satu agensi.
“Instansi ini menggunakan pihak ketiga atau agensi untuk memperbaiki nama dari instansi tersebut. Instansi ini berusaha menggunakan KOL atau influencer untuk memperbaiki dan dihubungi-lah Bima,” kata pemilik akun TikTok.
Di dalam video dijelaskan juga bahwa Bima membeberkan isi offering dari agensi tersebut. Dalam pesannya tertulis aturan kerja sama.
“SOW-nya sebagai berikut ya kak: SOW (MEGA) 1 video TikTok. SOW (MIKRO) 1 video main/stitch TikTok,” demikian lanjutan pesan tersebut.
Pemilik akun ini menceritakan juga bahwa Bima menolak tawaran tersebut. Ia menjelaskan bahwa agensi yang menghubungi Bima sempat meminta untuk men-takedown konten tersebut.
Ia juga menekankan bahwa sebenarnya masalah sebenarnya berada pada internal instansi tersebut.
“gue orang marketing, gue tahu banget paniknya agensi ini, staf yang hubungin ka Bima ini belum lagi agensi ini akan kena omel dari isntansi yang hire mereka,” katanya.
Sebelumnya TikTokers Bima Yudha meresponse tawaran untuk bekerja sama dengan agensi yang di-hire oleh Bea Cukai dengan menegaskan sebuah nominal harga.
“Hi there, untuk rate card aku per video TikTok IDR 100 juta. Thanks!,” balas Bima.
Hal ini viral karena Bima membagikannya di media sosialnya. Sementara itu, Bea Cukai Republik Indonesia memang belakangan terus mendapat sorotan publik. Publik bahkan menilai kinerja badan pemerintahan tersebut menyusahkan masyarakat.
Redaktur : Giftson Ramos Daniel
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.