Soal Suami Mutilasi Istri di Ciamis, Kriminolog Adrianus Meliala: Pelaku Tidak Depresi, Tapi Punya Gejala Ini
JAKARTA, REQnews - Kasus suami memutilasi istri di Ciamis, Jawa Barat tengah jadi sorotan publik. Pelaku, Tarsum diduga menghabisi nyawa hingga memutilasi sang istri, Yanti karena depresi.
Namun, pakar kriminologi Adrianus Meliala mengungkapkan asumsi berbeda terkait pelaku. Menurut Adrianus, saat memutilasi istrinya, Tarsum tidak dalam kondisi depresi.
"Saya kira yang bersangkutan tidak depresi," kata Adrianus Eliasta Meliala, dikutip Minggu, 5 Mei 2024.
Sebab, lanjut Adrianus, seseorang yang mengalami depresi cenderung akan bertindak regresif atau mundur menghindar, tidak mau makan dan tidur, sakit hingga bersembunyi di kamar.
"Dengan kata lain, tidak agresif," jelasnya.
Adrianus menduga, Tarsum melakukan pembunuhan hingga mutilasi karena memiliki gejala paranoid. Dugaan ini dibuktikan dengan fakta bahwa pelaku mengaku mendengar "suara" yang menyuruh ia untuk membunuh sang istri.
"Saya duga, yang bersangkutan punya gejala paranoid," katanya.
Adrianus melanjutkan, pelaku bisa bebas dari ancaman pidana karena pasal kesakitjiwaan.
"Mana pun yang benar, kemungkinan besar pelaku bisa bebas dari ancaman pidana dengan pasal kesakitjiwaan," tandasnya.
Redaktur : Puri
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.