Nahloh! Kuasa Hukum Sebut Bukan 3, Tapi Ada 4 DPO dalam Kasus Pembunuhan Vina Cirebon
JAKARTA, REQnews - Penyelidikan kasus kematian Vina Cirebon masih terus bergulir. Sejumlah fakta baru pun terungkap dari kasus ini.
Kuasa hukum Vina Cirebon, Putri Maya Rumanti mengungkapkan bahwa sempat ada 4 pelaku yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus pembunuhan kliennya.
Kemudian, Putri menyinggung soal beredarnya informasi soal dugaan adanya keterlibatan oknum pejabat daerah dalam kasus Vina Cirebon.
"Tidak bisa mengatakan itu pasti atau memang ada keterlibatan dari pejabat," kata Putri, dikutip dari YOutube TvOne News, Senin, 20 Mei 2024.
"Namun kami mendapatkan informasi tersebut dari pada informan-informan yang menyatakan bahwa memang ada dugaan keterlibatan pejabat, namun kita tidak bisa mengatakan bahwa itu benar, karena itu kan informasi sumbang ya," sambungnya.
Putri membenarkan adanya dugaan pejabat daerah yang terlibat tersebut lantaran salah satu dari tiga pelaku yang masih berstatus DPO.
"Ya dugaannya seperti itu ya tiga dari DPO tersebut," kata dia.
Dia lantas menjelaskan bahwa pada mulanya terdapat 4 DPO dalam BAP kasus Vina Cirebon. Namun, satu pelaku yang merupakan DPO diduga akhirnya sengaja dihilangkan.
Informasi tersebut, kata Putri, didapatkan dari kuasa hukum para pelaku, yakni Jogi Nainggolan.
"Tapi sebenernya bukan tiga ya tapi empat yang didalam BAP itu," jelasnya.
"Jadi kemarin saya sempat berbicara dengan kuasa hukum pelaku, tersangka itu sebenernya di dalam BAP itu, itu ada empat yang dituangkan tapi yang satu dihilangkan, nah yang tiga dijadikan DPO," lanjut Putri.
Hal itu tak pelak memunculkan rasa penasaran. Meski demikian, Putri mengatakan belum mengetahui identitas pelaku yang dihilangkan dari DPO tersebut.
"Nah ini juga saya belum membaca secara langsung berkas tersebut mungkin dalam waktu beberapa hari lagi saya akan dapatkan informasi validnya," ujar Putri.
"Pertanyaannya kenapa yang satu dihilangkan? Nah ini yang masih misteri buat kami," tandasnya.
Redaktur : Puri
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.