Janggal! Rekaman CCTV Afif Maulana yang Tewas Diduga Dianiaya Oknum Polisi Terhapus, Netizen: Lagu Lama...
JAKARTA, REQnews - Kasus kematian Afif Maulana (13 tahun) di Padang, Sumatera Barat masih terus menyita perhatian publik.
Afif ditemukan tewas di bawah jembatan pada Minggu, 9 Juni 2024, diduga akibat dianiaya oleh oknum polisi.
Namun, dugaan tersebut dibantah oleh Kapolda Sumbar Irjen Pol Suharyono. Suharyono mengatakan bahwa Afif bukan tewas dianiaya polisi, melainkan karena melompat dari jembatan.
Namun yang janggal, Suharyono mengungkap jika rekaman CCTV di Polsek Kuranji terkait insiden kematian Afif telah terhapus.
Melansir Instagram @fakta.indo, disebutkan bahwa memori penyimpanan CCTV di Polsek Kuranji itu berkapasitas 1TB dengan waktu penyimpanan maksimal 11 hari. Sementara, rekaman CCTV baru dibuka 14 hari setelah kejadian yang menyebabkan data yang terekam sudah terhapus secara otomatis.
"Rekaman tersebut dibuka pada 23 Juni oleh ahli IT kami. Data yang terekam hingga 13 Juni tidak terbaca lagi di memori CCTV," ungkap Suharyono, dikutip Senin, 1 Juli 2024.
Menurut Suharyono, narasi yang beredar terkait tewasnya Afif Maulana yang dianiaya oknum polisi hanyalah spekulasi tanpa bukti.
Pernyataan Kapolda Sumbar soal rekaman CCTV yang terhapus itu pun ramai dibanjiri sindiran netizen.
"DIHAPUS BUKAN TERHAPUS.!" sindir akun @timpxxx.
"Ah lagu lama banget.. udah kebaca kalo kasus yg menyangkut kepolisian pasti endingnya begini wkwk @divisihumaspolri @humaspoldasumbar," sentil akun @suhermanxxx.
"Kenapa setiap kasus polisi, cctv nya selalu rusak," komentar akun @robyxxx.
Redaktur : Puri
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.