Raja Kripto Indonesia Kini Dituding Scam, Netizen Ramai Sindir Kekayaan Timothy Ronald: Triliunan Kok Masih Buka Kelas...
JAKARTA, REQnews - Sosok Timothy Ronald, influencer yang dijuluki raja kripto Indonesia kini tengah jadi sorotan. Ini lantaran mencuat kabar jika dirinya diperiksa oleh pihak berwajib.
Meski kabar tersebut belum dikonfirmasi, namun netizen sudah ramai "merujak" Timothy Ronald di media social. Bahkan kasus Timothy Ronald ini sampai dicap sebagai sekuel dari Indra Kenz oleh netizen.
Seperti diketahui, pada tahun 2022 silam, masa kejayaan Indra Kenz sebagai influencer dan trader populer berakhir akibat terjerat kasus hingga dirinya berakhir di penjara.
Nyaris serupa dengan kasus tersebut, kini Timothy Ronald kabarnya telah diperiksa pihak berwajib. Kasus tersebut pun sampai disoroti oleh Roy Shakti yang juga pelakon bisnis kripto.
Dalam kontennya, Roy secara menyeluruh menyampaikan pendapatnya soal kemungkinan Timothy Ronald akan menyusul Indra Kenz. Dirinya meyakini bahwa Timothy Ronald tidak akan terjerembab pada skandal serupa Indra Kenz karena yang dijual adalah kelas.
Akan tetapi pendapat dari Roy ini justru dibanjiri respons negatif dari netizen. Banyak netizen malah menduga jika bisnis jualan kelas yang dilakoni Timothy Ronald adalah scam.
Bahkan ada pula netizen yang menyarankan agar PPATK memeriksa keuangan Timothy Ronald karena dicurigai merupakan aviliator seperti Indra Kenz.
"Scam penipuan pamer omong gede, sok pamer janji-janji sorgawi, iming-iming dan ortunya sudah kaya raya," komentar @WELIEWECHEATWESTEAL-el8ze, dikutip dari kanal Youtube Roy Shakti, Rabu, 3 Juli 2024.
"Namanya buka kelas berbayar itu pasti tempatnya cari uang, uang trilyunan kok masih buka kelas? Punya nalar kah?" tulis @portallity21cambalangkas29.
"PPATK cek keuangan Timothy tersebut, ini diduga aviliator seperti Indra Kenz dulu. Polri harus check and recheck sebelum ada korban banyak seperti kasus Indra Kenz," kata @rickysubagio4321.
Redaktur : Puri
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.
