REQNews.com

Heboh di Sosmed Dugaan Ibunda Raffi Ahmad Jadi Pelakor, Hanan Sudiro Beberkan Sampai 2 Kali Coba Bunuh Diri

The Other Side

Minggu, 25 Agustus 2024 - 18:48

Raffi Ahmad dan ibundanya, Amy QanitaRaffi Ahmad dan ibundanya, Amy Qanita

JAKARTA, REQnews - Jagat maya tiba-tiba dihebohkan dengan mencuatnya dugaan bahwa ibunda Raffi Ahmad, Amy Qanita menjadi pelakor (perebut laki orang).

Kabar tersebut mencuat usai sosok diduga Anak dari pria yang direbut Amy Qanita buka suara. Sosok bernama Hanan Sudiro itu curhat tentang cerita pahit yang dialami keluarganya melalui akun X @nonchucherry.

"Alasan lain mengapa Raffi Ahmad dan keluarganya harus diboikot adalah karena ibunya adalah seorang PELAKOR. Dia tidak hanya menghancurkan keluargaku, tapi masa kecilku. Kalian dapat melihat artikel dari tahun 2012. BELUM BERHENTI," ungkap @ninchucherry, dikutip Minggu, 25 Agustus 2024.

Hanan bercerita, kala itu dirinya masih berusia 9 tahun dan suatu hari mendapati kartu ucapan bertuliskan "Selamat ulang tahun bapa! Semoga sehat selalu - aa, nisya, nanas".

"Aku menangis karena mereka berbicara tentang AYAHKU. Dan kemudian aku sadar mereka telah menggantikan ayah kandung mereka yang telah meninggal dan sebagai imbalannya, mereka mengambil ayah kandungku," sambungnya.

Tak sampai di situ, Hanan juga mengunggah isi chat WhatsApp yang diduga pesan dari Amy Qanita kepada ayahnya pada tahu 2022 silam. Terkait hal itu, Hanan mengaku telah menyembunyikan rahasia tersebut selama lebih dari 10 tahun.

Akibat hal ini, Hanan bahkan sampai harus menjalani pengobatan psikis selama 4 tahun karena hampir bunuh diri.

"Saya mencoba bunuh diri dua kali KARENA INI.. tapi cukup sudah," lanjutnya.

Atas pengalaman pahit ini, Hanan mengatakan dirinya tak akan pernah memaafkan keluarga Raffi Ahmad.

"Nama kalian akan terus aku doa kan keruntuhannya. Saya akan maju ke depan ketika tiba waktunya untuk menceritakan kepedihan yang ditimbulkan keluarga kalian pada saya," tandasnya. 

Redaktur : Puri

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.