REQNews.com

Update Kasus Dugaan Ketum Parpol Aniaya Selebgram Nabilla Aprillya, Polisi: Korban Cabut Laporan

The Other Side

Wednesday, 09 October 2024 - 21:21

Sosok Nabilla Aprillya, Selebgram Cantik yang Disebut Jadi Korban Penganiayaan Oknum Ketum Partai.Sosok Nabilla Aprillya, Selebgram Cantik yang Disebut Jadi Korban Penganiayaan Oknum Ketum Partai.

JAKARTA, REQnews - Kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan seorang oknum ketua umum (ketum) partai politik terhadap selebgram Nabilla Aprillya kini memasuki babak baru.

Diungkap kepolisian, pihak korban telah mencabut laporannya terkait kasus tersebut. Sebelumnya diketahui, pihak korban yang diduga Nabilla Aprillya telah melapor ke polisi atas penganiayaan yang dialaminya.

Pihak Polda Metro Jaya pun telah mengonfirmasi bahwa kasus tersebut benar terjadi. Namun pihak Polda Metro mengungkap bahwa saat ini laporan telah dicabut oleh pihak pelapor.

"Berdasarkan info dari penyelidik Subdit Reknata Ditreskrimum PMJ, awalnya menerima laporan tanggal 4 Oktober. Namun, pada hari itu juga telah dicabut laporannya oleh korban," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Ade Ary Syam Indradi, dikutip Rabu, 9 Oktober 2024.

Laporan yang sempat dilayangkan tersebut didasarkan atas dugaan penganiayaan biasa dan atau penganiayaan ringan. Kedua tindakan ini penjelasannya diatur dalam Pasal 351 dan atau Pasal 352 KUHP.

Sebagai informasi, Pasal 351 KUHP menjelaskan mengenai penganiayaan biasa, yaitu penganiayaan yang tidak termasuk kategori penganiayaan berat dan penganiayaan ringan. Sementara Pasal 352 KUHP menjelaskan mengenai penganiayaan ringan, yaitu penganiayaan yang tidak menimbulkan penyakit atau halangan untuk melakukan pekerjaan.

Ade menyebutkan, korban mencabut laporan dengan alasan perkaranya sudah diselesaikan secara kekeluargaan.

"Alasan pencabutan karena sudah diselesaikan secara kekeluargaan dan pelapor tidak akan menuntut secara hukum di kemudian hari dalam bentuk apapun," tandasnya. 

Redaktur : Puri

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.