REQNews.com

Usai Viral, DPRD Surabaya Ikut Turun Tangan di Kasus Ivan Sugianto Intimidasi hingga Suruh Siswa Gonggong Seperti Anjing

The Other Side

Wednesday, 13 November 2024 - 15:17

DPRD Surabaya Ikut Turun Tangan di Kasus Ivan Sugianto Intimidasi hingga Suruh Siswa Gonggong Seperti Anjing.DPRD Surabaya Ikut Turun Tangan di Kasus Ivan Sugianto Intimidasi hingga Suruh Siswa Gonggong Seperti Anjing.

JAKARTA, REQnews - Kasus dugaan intimidasi yang dilakukan pengusaha Surabaya Ivan Sugianto terhadap siswa SMAK Gloria 2, tengah viral beberapa waktu belakangan.

Ivan diduga melakukan intimidasi terhadap siswa tersebut lantaran tak terima anaknya diejek. Akibatnya, Ivan menyuruh siswa tersebut untuk bersujud meminta maaf hingga menggonggong seperti anjing.

Aksi Ivan tersebut pun viral dan menuai kritikan hingga kecaman dari banyak pihak lantaran dinilai sangat arogan. Bahkan, pihak DPRD Surabaya pun kini ikut turun tangan atas kasus tersebut.

Hal ini diungkap oleh Zulfikar Akbar, jurnalis senior yang mengunggah momen DPRD Surabaya sedang rapat. Tampak dalam video, DPRD Surabaya sedang membahas tentang kronologi kasus tersebut bermula.

"Ledek-ledekan saat tanding basket berujung persekusi, hingga jadi atensi DPRD Surabaya. Kabar ini pun jadi berita nasional. Ivan dan Excel sbg ayah dan anak pelaku persekusi jadi public enemy," ungkap akun X @zoelfick.

Zulfikar lantas memberikan pandangannya sendiri soal kasus yang awalnya bermula dari perseteruan anak sekolah itu.

Menurut dia, kasus ini seharusnya diselesaikan oleh anak-anak saja dan orangtua tak perlu turun tangan atau terlibat.

"Dari sini perlunya ortu tahu porsinya, spy bisa tetap proporsional saat anak punya masalah. Melibatkan diri terlalu jauh utk urusan sepele justru bikin anak tak kunjung dewasa," ujarnya.

"Ortu mesti biasakan anak belajar menyelesaikan masalahnya sendiri, apalagi saat ia sdh beranjak remaja. Ikut campur urusan sepele hanya memperlemah mental anak itu sendiri," tambahnya.

Terlebih, kasus ini sampai melibatkan Nouke yang merupakan guru tinju anak pelaku.

"Di sini, E ini sdh diberi latihan tinju, tapi tdk terlihat membuat mentalnya lbh ksatria, melainkan tetap lemah. Melibatkan ortu dan keluarga, msh merasa tdk mampu menghadapi masalahnya," sindirnya.

 

Redaktur : Puri

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.