Viral! 2 IRT di Langkat Diduga Dianiaya Anggota TNI, Dituduh Curi Sawit
JAKARTA, REQnews - Nasib nahas dialami 2 orang ibu rumah tangga (IRT) di Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Kedua ibu berinisial N dan E itu diduga dianiaya oknum TNI AL lantaran dituduh mencuri berondolan sawit.
N dan E sudah membuat laporan resmi ke Pomal Lantamal I Belawan terkait kasus ini. Kuasa hukum kedua IRT itu, Rios Arios mengungkapkan, peristiwa penganiayaan itu terjadi pada 29 April 2025.
Bermula saat kedua korban masuk ke Perkebunan Koperasi Awal Makmur, di Desa Bubun, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, untuk bekerja sebagai pengumpul berondolan sawit.
"Terduga pelaku D yang ditugaskan sebagai pengawas kebun sawit tersebut melihat dan mengikuti kedua korban," ujar Rios, dikutip Sabtu, 3 Mei 2025.
Namun, D tiba-tiba memukul kedua korban hingga terluka di bagian kepala dan pipi. Rios menduga, D mengira kedua korban mencuri berondolan sawit.
"Kemungkin begitu yang ada di pikiran pelaku (dikira mau mencuri), tapi salah sangka. Karena sewaktu membuka bungkusan yang dibawa korban, ternyata isinya daun ubi dan indomie, bukan berondolan," jelasnya.
Keesokan harinya, kedua korban melaporkan D ke Pomal Lantamal I Belawan. Rios lantas menjelaskan perkembangan kasus tersebut. Diketahui korban dan pelaku telah bertemu untuk menyelesaikan masalah itu secara kekeluargaan.
"Kemarin, terduga pelaku dan korban telah bertemu di Tanjung Pura, Langkat, difasilitasi kepala Desa Bubun bersama pimpinan terduga pelaku. Mereka telah sepakat untuk menyelesaikannya secara kekeluargaaan," ujar Rios.
"Karena pelaku mengaku khilaf dan mungkin sedang ada masalah sehingga tidak terkontrol emosinya. Selanjutnya, saya belum tahu kapan, mereka akan ke Pomal untuk menyampaikan hasil perdamaian itu," sambungnya.
Sementara itu, Kadispen Lantamal I Letkol Laut Nelson Sagala mengatakan, sejauh ini pihaknya masih menangani laporan terkait dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh D terhadap N dan E.
Redaktur : Puri
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.