REQNews.com

Bejat! Ini Dia Sosok Benyamin Edison Koro Dimu, Oknum Guru SD yang Pertontonkan Video Porno di Kelas Lalu Lecehkan Puluhan Siswanya

The Other Side

Sunday, 01 June 2025 - 14:30

Sosok Benyamin Edison Koro Dimu, Oknum Guru SD yang Pertontonkan Video Porno di Kelas Lalu Lecehkan Puluhan Siswanya. (Foto: Facebook)Sosok Benyamin Edison Koro Dimu, Oknum Guru SD yang Pertontonkan Video Porno di Kelas Lalu Lecehkan Puluhan Siswanya. (Foto: Facebook)

JAKARTA, REQnews - Kasus pelecehan seksual kembali menggegerkan publik. Mirisnya, kali ini kasus tersebut terjadi di lingkungan sekolah dan dilakukan oleh seorang oknum guru.

Seorang guru SD di Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur (NTT) bernama Benyamin Edison Koro Dimu diduga melakukan pelecehan seksual terhadap puluhan siswanya.

Kini, ia pun telah ditetapkan sebagai tersangka oleh kepolisian. Melansir dari unggahan Instagram @nttfolks, kasus ini pun membuat publik geram.

Banyak warganet mengecam aksi bejat Benyamin yang telah mencoreng citra institusi pendidikan. Warganet pun menyayangkan dunia pendidikan Indonesia yang semakin "tidak aman" bagi anak-anak.

"Salah satu b pung adi, su trauma abis karna kejadian itu," cuit akun @beatrix_kadja, dikutip Minggu, 1 Juni 2025.

"Keluarga tak aman, sekolah tak aman, lingkungan tak aman, kemana lagi anak2 harus berlindung???," komentar @nyfisorry.

Sementara itu, Kapolres Sabu Raijua AKBP Paulus Naatonis mengonfirmasi bahwa Benyamin Edison Koro Dimu telah ditangkap.

Paulus mengungkapkan, Benyamin telah terbukti melakukan pencabulan. Oknum guru SD tersebut diketahui mempertontonkan video hubungan suami-istri kepada sejumlah murid di ruang kelas.

Tak hanya itu, pelaku juga melakukan pelecehan dengan cara berulang kali meraba para korban.

"Selain mempertontonkan video porno, tersangka juga diketahui meraba bagian terlarang, kelamin dari sejumlah anak yang dia ajak menonton," tandasnya. 
 

Redaktur : Puri

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.