Usai Diserang AS, Iran Ancam Tutup Selat Hormuz Rute Penting Minyak Dunia
JAKARTA, REQnews - Menanggapi gempuran Amerika Serikat, anggota presidium parlemen Komite Keamanan Nasional Iran, Behnam Saeedi mengungkapkan bahwa Iran memiliki banyak pilihan untuk merespons tindakan musuh-musuhnya dan menggunakan pilihan itu berdasarkan situasi yang ada.
Salah satu pilihan yang mungkin diambil adalah menutup Selat Hormuz. Diketahui, Selat Hormuz terletak di antara Oman dan Iran. Selat ini merupakan rute penting dan utama bagi ekspor minyak dunia.
Selat yang masuk dalam wilayah Iran ini merupakan rute bagi produsen minyak dan gas bumi di Teluk Persia seperti Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Irak dan Kuwait.
Jika Iran memilih menutup Selat Hormuz, maka tak bisa dipungkiri harga minyak dunia akan meningkat tajam.
"Menutup Selat Hormuz merupakan salah satu opsi potensial bagi Iran," ungkap Behnam Saeedi dalam laporan kantor berita Mehr pada Minggu, 22 Juni 2025.
Sementara anggota parlemen lainnya, Ali Yazdikhah mengatakan bahwa Iran akan terus mengizinkan pengiriman gratis di selat dan teluk selama kepentingan nasionalnya tak terancam.
"Jika Amerika Serikat secara resmi dan operasional memasuki perang untuk mendukung Zionis, itu adalah hak sah Iran dalam rangka menekan AS dan negara-negara Barat untuk mengganggu kemudahan transit perdagangan minyak mereka," ujar Yazdikhah.
"Lebih baik daripada tidak ada negara yang mendukung Israel untuk menghadapi Iran. Musuh-musuh Iran tahu betul bahwa kita punya puluhan cara untuk membuat Selat Hormuz tidak aman dan pilihan ini layak bagi kita," tandasnya.
Redaktur : Puri
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.