REQNews.com

Heboh! Muncul Petisi Penolakan PPPK Alih Status Jadi PNS, Sudah Diteken Lebih dari 6 Ribu Orang

The Other Side

Jumat, 24 Oktober 2025 - 20:30

Muncul Petisi Penolakan PPPK Alih Status Jadi PNS. (Foto: X)Muncul Petisi Penolakan PPPK Alih Status Jadi PNS. (Foto: X)

JAKARTA, REQnews - Jagat maya dikejutkan dengan munculnya petisi penolakan alih status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Petisi online tersebut muncul bersamaan dengan ramainya wacana pembahasan RUU ASN. Wacana pembahasan RUU Aparatur Sipil Negara yang membahas soal alih status PPPK menjadi PNS ini masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2025 oleh Komisi II DPR RI.

Bermula dari Biro Parlemen DPR RI bersama Koordinator Wartawan Parlemen yang sempat menggelar Forum Legislasi bertajuk 'Revisi RUU ASN 2025: Peluang Alih Status PPPK Jadi PNS Kian Terbuka?' pada 14 Oktober 2025 lalu.

Dalam forum tersebut, anggota Badan Legislatif DPR RI, Reni Astuti sempat membuat pernyataan bahwa PPPK dan PNS memiliki hak yang berbeda meski sama-sama termasuk unsur ASN. Menurut Reni, wacana pengalihan PPPK menjadi PNS ini bisa menjadi solusi penyetaraan ketimpangan pegawai.

“Akankah PPPK menjadi PNS? Ini tema yang menarik, karena kita tahu bahwa antara PNS dan PPPK sama-sama ASN, namun memiliki hak keuangan, hak karier, dan hak kesejahteraan yang belum sepenuhnya sama,” kata Reni dikutip dari laman JDIH DPR RI, Jumat, 24 Oktober 2025.

Merespons wacana tersebut, warganet yang tak setuju akhirnya kompak menyerukan penolakan alih status PPPK menjadi PNS lewat sebuah petisi online.

Dilansir dari akun Twitter @workfess, petisi tersebut muncul di laman change.org dengan judul 'Tolak Alih Status PPPK menjadi PNS'.

Terpantau, hingga Jumat, 24 Oktober 2025, petisi tersebut sudah ditandatangani oleh lebih dari 6 ribu orang.

"Kami masyarakat Indonesia dengan tegas menolak 'pengalihan status PPPK menjadi PNS tanpa melalui jalur penerimaan CPNS sebagaimana mestinya'," demikian tulis Berjuang Untuk Meritokrasi dalam petisi yang digagasnya.
 

Redaktur : Puri

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.