Lagi Viral! Kronologi Penumpang Wanita Bikin Petugas KAI Dipecat Gara-gara Perkara Tumbler Tuku Hilang
JAKARTA, REQnews - Sedang viral di jagat maya, kasus seorang petugas KAI dipecat gara-gara postingan seorang penumpang wanita bernama Anita di Threads.
Petugas KAI bernama Argi dipecat akibat keteledoran si penumpang wanita yang meninggalkan tas berisi tumbler di bagasi kereta.
Setelah tas miliknya ditemukan dan diamankan oleh petugas, Anita malah memviralkan kasus ini hanya karena tumbler minumnya yang seharga Rp 300 ribu hilang.
Akibat ulah Anita, kini Argi harus kehilangan mata pencahariannya.
Kasus ini bermula dari postingan Anita di akun Threads @anitadwdl ke PT KAI. Dalam unggahan itu, ia curhat soal tumbler-nya yang hilang hingga menyudutkan petugas KAI.
"TUMBLER TUKU-ku GONE ATAS KE-TIDAK TANGGUNG JAWAB PETUGAS PT KAI @commuterline," tulis Anita, dikutip 26 November 2025.
"Jadi ceritanya gini. Disclaimer aku minta maaf juga sebelumnya karna faktor lupa jadi ketinggalan coolerbag-ku di bagasi kereta. Hari Senin pulang kerja aku naik commuter line St Tanah Abang - Rangkas Bitung sekitar pukul 19.00," lanjut Anita.
"Aku turun di St Rawa Buntu sekitar pukul 19.40. Setelah turun aku baru tersadar cooler bag ku tetinggal di bagasi commuter line. Aku lgsg lapor petugas (seragam security), aku menjelaskan," kata Anita sembari menyertakan bukti chat dengan petugas.
Rupanya petugas saat itu berhasil menemukan tas milik Anita di gerbong kereta. Saat itu kondisi di dalam tas masih terdapat tumbler berwarna biru yang ia maksud.
"keberadaan cooler bag ku itu, posisi di gerbong khusus wanita. Dan security pun lgsg melapor kejadian kehilangan tsb & meminta no ku yg dapat di hubungi.
Sebelum barangku ketemu aku negoisasi untuk minta diantar kembali ke st Rawa Buntu ternyata tidak bisa' baiklah.
Tak lama kemudian barangku berupa cooler bag beserta isi detail lengkap ditemikan dan di foto oleh petugas (yg sudah tampillan fotonya tsb). Bapa security di St Rawa Buntu menjelaskan bahwa saya bisa ambol di St Rangkas Bitung," tulis dia lagi.
Namun keesokan harinya saat Anita ambil, rupanya tumbler tersebut sudah tidak ada di dalam tasnya.
"keesokan harinya pulang kerja (malam hari juga) aku pun segera mengambil coolerbag ku bersama suami di St Rangkas Bitung. Sesampainya disana singkat cerita aku sudah terima cooler bag ku. Dan.... jeng jeng shock berat pas di buka ko ada yg hilang!!! TUMBLER TUKUKU TIDAK ADA KECEWA," tulisnya.
"PS disana tidak mengetahui dimana tumblr tuku itu, dan PS jujur kalo dia tidak mengecek saat serah terima dengan security Walka saat itu. Aku & suami pun mengecek ke ruangan Walka tetapi ttp tidak ada," tambahnya.
Sementara itu, diungkap Argi, saat itu dirinya sedang berjaga dan menerima tas tersebut dari security. Ia lalu menerima barang tersebut, namun tidak sempat mengecek bagian dalamnya.
"Saya bawa barang tsb ke ruangan PS dan ditaruh di meja, dan saya langsung balik ke gate dikarenakan masih ramai penumpang, malamnya sebelum saya selesai dinas, saya menyadari ternyata barang tsb sudah di dalam lemari putih yang terkunci," tulis Argi.
Namun saat Anita mengambil tas itu, rupanya tumbler tersebut sudah tidak ada di dalamnya. Menurut Argi, saat ia menerima tas itu sudah dalam kondisi ringan.
Karena malam itu gilirannya berjaga, Argi pun berniat mengganti rugi tumbler yang hilang.
"Saya mencoba cari jalan tengah dengan menawarkan untung mengganti kehilanagn barang tsb, tetapi penumpang tsb bersikeras untuk ingin barang tsb ada, dan penumpang tsb melanjutkan perjalanannya naik KRL," tulisnya.
Argi juga menyertakan bukti chatnya bersama suami Anita.
Argi mengatakan kalau dirinya akan mengganti tumbler tersebut. Namun suami Anita tidak menerima penggantian itu hingga akhirnya memviralkan kejadian tersebut di media sosial. Alhasil, Argi pun dipecat dan kini kehilangan pekerjaannya.
Ia lalu mengirim lagi pesan pada suami Anita namun tidak mendapat respons sama sekali.
"assalamualaikum pak, sekarang pekerjaan saya sekarang diujung tanduk(diberhentikan) karna bapak/istri bapak posting di salah satu media sosial
Demi Allah pak bukan saya yang ambil Tumbler tersebut
Dampaknya sangat besar pak
Bagaimana jika bapak di posisi saya atau keluarga bapak
Saya hanya seorang petugas pelayanan pak di kai
Bapak sudag menghilangkan satu satunya sumber pendapatan saya
apakah kebijakan saya kepada bapak untuk siap mengganti tumbler yang hilang masih kurang?," tandasnya.
Redaktur : Puri
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.
