Usai Kasus Dugaan Perselingkuhannya dengan Inara Rusli Viral, Insanul Fahmi Resmi Didepak dari Bisnis Kopi Ternama
JAKARTA, REQnews - Usai kasus dugaan perselingkuhannya dengan Inara Rusli mencuat bahkan viral, Insanul Fahmi kini dikabarkan didepak dari brand bisnis kopi ternama yang selama ini dikelolanya.
Diketahui, Inasul Fahmi merupakan pengusaha yang memiliki berbagai lini bisnis, salah satunya bisnis kopi tersebut.
Belakangan, nama Insanul Fahmi disorot karena dilaporkan oleh istrinya, Wardatina Mawa ke Polda Metro Jaya atas dugaan perzinaan dengan Irana Rusli.
Usai kasus ini mencuat, Insan sempat muncul di YouTube dr Richard Lee dan mengakui jika dirinya sudah menikah siri dengan Inara Rusli.
Pengakuan tersebut tak pelak membuat publik geram lantaran terbukti jika Insan telah mengelabui Mawa dan Inara. Insan mengaku jika sudah talak dua ke Mawa hingga akhirnya Inara bersedia menikah dengannya.
Insan selama ini dikenal sebagai pengusaha tour travel hingga kuliner. Salah satu bisnis yang dikelolanya yakni brand Kopikuni.
Namun, usai kasus perselingkuhan Insan viral, pihak Kopikuni angkat bicara. Pihak manajemen Kopikuni menegaskan bahwa Insanul Fahmi sudah tidak menjadi bagian dari mereka.
“Surat Terbuka. Sehubungan dengan beredarnya informasi mengenai Saudara Insanul Fahmi, kami dari Kopikuni merasa perlu memberikan klarifikasi agar tidak terjadi kesalahpahaman. Kami menegaskan bahwa Insanul Fahmi sudah tidak lagi menjadi bagian dari Kopikuni, baik dalam operasional, manajemen, maupun pengambilan keputusan,” tulis akun Instagram @kopikuni, dikutip Kamis, 27 November 2025.
Pihak Kopikuni juga menjelaskan bahwa Insan bukanlah pemilik tunggal dari bisnis kopi tersebut.
“Perlu diluruskan juga bahwa beliau bukan pemilik tunggal Kopikuni," ungkapnya.
Kopikuni menegaskan pula bahwa semua aktivitas pribadi Insan tak ada kaitannya dengan bisnis tersebut.
“Kami juga menegaskan bahwa segala aktivitas pribadi Insanul Fahmi tidak terkait dengan Kopikuni, dan menjadi tanggung jawab pribadi yang bersangkutan," tutupnya.
Redaktur : Puri
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.