REQNews.com

Viral Pria di Palangkaraya Diduga Sekap 3 Wanita dan Mengamuk dalam Kondisi Tanpa Busana

The Other Side

Minggu, 01 Maret 2026 - 00:00

Viral Pria di Palangkaraya Diduga Sekap 3 Wanita dan Mengamuk dalam Kondisi Tanpa Busana. (Foto: X)Viral Pria di Palangkaraya Diduga Sekap 3 Wanita dan Mengamuk dalam Kondisi Tanpa Busana. (Foto: X)

JAKARTA, REQnews - Warganet dikejutkan dengan viralnya video di media social yang menunjukkan aksi penyekapan yang dilakukan seorang pria terhadap 3 perempuan.

Melansir dari unggahan akun X @neVerA0nely, peristiwa dugaan penyekapan itu terjadi pada Jumat, 27 Februari 2026 di sebuah kos di Jalan B Koetin, Gang Batu Banama, Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Disebutkan, awalnya pelaku berinisial ER bertingkah aneh bak mengalami halusinasi. Ia lantas mengamuk dalam kondisi tanpa busana. Usai kejadian ini, ER sempat diamuk warga.

"Ngamuk, telanjang, dan sekap 3 wanita di Gang Batu Banama. Pria tersebut mendapatkan salam olahraga dari warga," demikian keterangan dalam unggahan tersebut, dikutip Sabtu, 28 Februari 2026.

Usut punya usut, kronologi kejadian bermula saat ER pada Kamis malam, 26 Februari 2026, menginap di kos pacarnya yang berinisial TI.

Diketahui, TI tinggal bersama 2 rekannya, yakni RI dan RE. TI, RI dan RE lah yang kemudian menjadi korban penyekapan ER.

Tetangga korban, UL memberi kesaksian bahwa ia sempat mendengar teriakan pelaku yang menganiaya korban RE sekitar pukul 04.00 WIB.

Pelaku diduga sempat melakukan pengancaman menggunakan parang hingga melukai salah satu korban.

"(Hal itu) membuat jari jempol salah satu korban terluka akibat sabetan parang dari pelaku," tulis postingan tersebut.

Ketiga korban juga sempat dikurung oleh pelaku.

"Sampai hari mulai terang, pelaku keluar dari kos dan bertingkah aneh hingga membuat tetangga setempat merasa resah," lanjut unggahan tersebut.

Kini, pelaku ER telah diamankan di Polresta Palangkaraya setelah sempat diamuk warga. 

Redaktur : Puri

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.