Heboh Dugaan Anak Eks Direktur RSUD Curang Saat PPDS, Tak Ajukan Tesis Tapi Dinyatakan Lulus
JAKARTA, REQnews - Cerita dari seorang residen bedah plastik yang sedang menjalani Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS), mendadak viral di jagat maya.
Dalam ceritanya, residen bedah plastic yang merahasiakan identitasnya itu, membongkar dugaan kecurangan yang dilakukan oleh anak-anak oknum petinggi selama PPDS.
Salah satu yang ia ungkap adalah ulah dari anak seorang mantan direktur RSUD yang juga menjadi residen bedah plastic.
Dilansir dari akun Instagram @ppdsgram pada Jumat, 10 April 2026, pengakuan residen ini berawal dari ketidakadilan yang diduga dilakukan staf senior yang merupakan mantan Koordinator Program Studi (KPS).
Dalam beberapa unggahannya, residen mengungkap bahwa mantan KPS ini kerap kali memperlakukan para peserta PPDS sesuai dengan jabatan orangtuanya. Semakin tinggi jabatan orangtua, maka PPDS tersebut semakin diperlakukan istimewa dan mendapat kebebasan yang spesial.
Salah satu contohnya, anak dari mantan direktur sebuah RSUD yang kerap diperlakukan istimewa.
"Ijin lebih dari 8 kali dengan berbagai alasan, ijin sakit pada saat jaga dan tak mencari pengganti," tulis residen itu.
Tak hanya itu, anak dari eks direktur RSUD itu disebutkan juga pernah melakukan kesalahan yang sangat fatal saat stase jejaring. Namun ia dibiarkan tetap lolos tanpa ada sanksi atau hukuman apapun.
Parahnya lagi, anak eks direktur RSUD itu juga tak mengajukan tesis, namun tetap naik tingkat.
"Tidak maju tesis namun tetap naik tingkat dan aman seolah tak terjadi apa-apa," ujarnya.
Kasus ini pun dibagikan ulah oleh Instagram @ppdsgram hingga akhirnya viral dan ramai menyita perhatian warganet.
Redaktur : Puri
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.
