Benarkah Pramugari Putri Novitasari 'Pacari' Ari Askhara dan Operasi Plasti Pakai Uang Negara?
JAKARTA, REQnews - Nama pramugari Putri Novitasari Ramli mendadak viral lantaran diduga sebagai 'pelakor' dan selingkuhan mantan Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra alias Ari Askhara. Isu panas tersebut disebar melalui akun Twitter @digeeembok.
Dalam cuitannya, @digeembok menyebut jika Putri merupakan pramugari Garuda Indonesia yang sekarang sedang di base Makassar. Mengutip Seword, Jumat 6 Desember 2019, sang 'selir' pujaan hati Ari ini pernah terbang ke Osaka dan tiba di sana meminta pelayanan ke Manager Area untuk membantunya ke Rumah Sakit untuk berobat.
Ternyata bukan hanya berobat saja, ada kebutuhan yang lebih penting yakni operasi plastik. Manager Area tak mungkin memberikan fasilitas kantor untuk kepentingan pribadinya. Alhasil selingkuhan Ari marah, mengadu ke sang Dirut dan Manager Area Osaka dipulangkan ke jakarta, no post dan disuruh jadi Office boy di Terminal 3 crew centre.

Saat terduga selingkuhan Ari sakit di Osaka. Dia tidak diurus dengan baik oleh Manager Area. Maunya Putri dia harus dilayani langsung, sedangkan Manager Area pada saat itu belum bisa melayani karena pekerjaannya di Bandara yang harus tuntas.
Dari baru landing hingga ke kamar hotel dia terus mengancam. "Belum tahu siapa saya ya?" Lalu Putri mengancam berkata seperti ini "Nanti saya Papuakan". Berulang kali hal itu diucapkan sampai Manager Area mengurus dia ke hotel secara langsung dan meminta maaf karena kesibukannya.

Tidak berapa lama Manager Area dia mutasi ke Jakarta. Dari jabatan KK sekarang cuma menjadi penjaga ruang awak kabin di Terminal 3 Internasional yang kecil. Dan tidak memegang jabatan apapun.
Mungkin kondisi itulah yang membuat Vice President Corporate Secretary Garuda Indonesia Ikhsan Rosan ia takut dipecat Ari, makanya 'mengorbankan' SAW (karyawan biasa) sebagai pemilik claim tag 15 koli yang merupakan pretelen Harley Davidson. Padahal SAW merupakan karyawan biasa, mobilnya cuma innova.
Kebiasaan buruk Ari yang suka mengancam memecat dan memutasi itu pun membuat Ikhsan berani menantang pemerintah. Dia mengatakan Garuda siap membayar pajak senilai 50 juta atau mengembalikan barang selundupan tersebut ke Perancis. Padahal menurut Sri Mulyani, kerugian negara akibat penyelundupan Harley Davidson bekas keluaran 70an dan 2 sepeda brompton ditaksir mencapai 1,5 milyar rupiah.
Hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari pihak Ari Askhara dan Garuda Indonesia.
Redaktur : Safwan Hadi Rachman
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.