Mengenal Gangguan Mental OCD yang Bikin Aliando Syarief Sampai Ingin Bunuh Diri
JAKARTA, REQnews - Kabar mengejutkan datang dari aktor ganteng Aliando Syarief. Lama menghilang dari industri hiburan Tanah Air, Aliando tetiba muncul membuat pengakuan jika dirinya didiagnosis menderita gangguan mental OCD ekstrem.
"Saya kena OCD, makanya kenapa gak keluar dua tahun dan maksudnya jangan sampai ada berita-berita aneh juga karena yang akurat berita langsung dari akunnya Ali ini," kata Aliando, dikutip Jumat, 28 Januari 2022.
Karena penyakit mental yang dideritanya tersebut, Aliando sulit bekerja hingga terpaksa vakum sementara dari pekerjaannya di dunia hiburan demi menjalani terapi dan pengobatan.
"Dua tahun kena OCD dan itu gue gak bisa ngapa-ngapain. Susah ya untuk dipahami, mungkin karena gue fokusnya kemana dan gak sinkron. Gak sinkron antara pikiran sama otak itu," terang Ali.
Tak hanya sulit bekerja, OCD yang diidapnya sampai sempat menyebabkan Aliando berpikir ingin bunuh diri.
"Udah cukup gak nyaman gue sama kondisi. Wah hampir bunuh diri tapi takut, jadi gak jadi. Itu waktu gue kena Covid-19 dan gue kena OCD, itu depresi akut parah ya. Kayak 'mati aja ah' tapi ada juga (pikiran) 'Serem banget'. Tapi ternyata berpikir bunuh diri itu cuma khayalan juga," tandasnya.
Lantas apa sebenarnya OCD itu? Bagaimana ciri-ciri mereka yang menderita gangguan mental ini?
Dilansir dari laman Mayo Clinic, OCD menyebabkan pola pikir dan rasa takut yang tidak diinginkan, yang mana berujung pada obsesi dan membuat penderitanya melakukan perilaku berulang (kompulsif). Hal ini dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan menyebabkan penderitaan yang cukup signifikan.
Rasa kecemasan dan tekanan yang berlebih akan diterima pada diri seseorang apabila ia berusaha mengabaikan OCD yang dialaminya. OCD yang diterima berbeda-beda, namun biasanya berpusat pada tema tertentu. Misalnya, ketakutan berlebihan akan ruangan yang tidak rapi.
Gelaja lain dari OCD, di antaranya:
- Takut akan kontaminasi dan kotoran
- Keraguan dan kesulitan menoleransi ketidakpastian
- Membutuhkan hal-hal yang teratur dan simetris
- Pikiran agresif atau mengerikan tentang kehilangan kendali dan melukai diri sendiri atau orang lain
- Pikiran yang tidak diinginkan, termasuk agresi, subjek seksual, atau agama
Meski begitu, gangguan OCD ini dapat disembuhkan. Para penderita penyakit mental ini disarankan untuk berkonsultasi pada dokter jika OCD yang dialami sudah mengganggu kehidupan sehari-hari hingga mengancam keselamatan jiwa.
Redaktur : Puri
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.