REQNews.com

Yuk Bantu Sekitarmu yang Idap Mental Illness! Ini Panduan Berobat ke Psikiater dengan BPJS Kesehatan

Tips

Jumat, 10 Juni 2022 - 08:01

Ilustrasi pengidap gangguan mental berkonsultasi ke psikiater.Ilustrasi pengidap gangguan mental berkonsultasi ke psikiater.

JAKARTA, REQnews - Masalah kesehatan mental bisa dialami siapapun. Namun tentunya tak mudah menjalani hidup dan aktivitas sehari-hari bagi mereka yang mengalami gangguan mental.

Beruntung di era ini, masyarakat sudah "melek" informasi tentang berbagai hal seputar gangguan kesehatan mental. Banyak pula orang yang mulai concern tentang isu satu ini dan peduli terhadap mereka yang mengidapnya.

Sayangnya, di masa sekarang para pengidap gangguan mental yang ingin sembuh kerap kali harus terkendala dengan masalah biaya perawatan yang besar. Di samping itu, banyak pula dari mereka yang ingin berobat namun minim informasi sehingga tak tahu bagaimana prosedur untuk mengakses perawatan psikiater atau psikolog.

Perlu diketahui, berobat atau berkonsultasi dengan psikiater dan psikolog kini bisa dilakukan dengan mudah oleh para pengidap mental illness. Jadi jangan khawatir ya!

Kartu BPJS dari pemerintah bisa dimanfaatkan lho untuk mengakses perawatan mental ringan sampai menengah. Dengan demikian, masyarakat khususnya ekonomi menengah ke bawah tetap bisa membuat janji dengan psikiater dan psikolog.

Banyak kasus kesehatan mental yang bisa ditangani para psikolog, di antaranya kecanduan menonton film dewasa, mengalami kendala dalam memahami pelajaran akademik, dan tidak percaya diri. Sementara kasus psikiatri yaitu bipolar, OCD, hingga kepribadian ganda.

Dilansir dari lifepal.co.id, Jumat, 10 Juni 2022, menjalani perawatan ke psikiater di Puskesmas bisa pakai kartu BPJS Kesehatan. Hal ini karena konseling termasuk ke jaminan kesehatan nasional-KIS.

Melalui situs resmi BPJS, pemilik JKN-KIS berhak mendapatkan fasilitas layak selagi mengikuti prosedur.

Bagi yang ingin ke psikiater atau psikolog dengan BPJS, pastikan sudah memenuhi aturan yang berlaku dan melengkapi dokumen pendukung. Agar nantinya tidak perlu bolak-balik mengurus administrasi.

Berdasarkan pengalaman yang sudah pergi ke psikiater menggunakan kartu sakti BPJS, biaya bisa sampai nol rupiah apabila mendapatkan surat rujukan.

Cara ke psikiater dengan BPJS

Pengidap gangguan mental kini bisa bernapas lega karena dapat melakukan treatment sesuai kebutuhan dengan biaya minim.

Akan tetapi, kamu perlu bersabar mengikuti setiap proses hingga akhir. Nah, berikut cara berobat ke psikiater menggunakan BPJS kesehatan.

1. Cari tahu poli jiwa yang tersedia

Cara pakai BPJS untuk konseling bersama psikiater yang pertama, ketahui dulu apakah di puskesmas terdekat menyediakan layanan poli jiwa.

Sebab, ada beberapa pusat kesehatan masyarakat yang tidak memiliki layanan ini. Sehingga, perlu rujukan ke rumah sakit lain.

2. Lengkapi berkas administrasi

Proses kedua adalah menyiapkan berkas administrasi. Tujuannya untuk membuktikan kalau kamu memang peserta BPJS aktif. Lampiran yang perlu dibawa yaitu:

  • Salinan kartu tanda kependudukan
  • Salinan kartu keluarga dan kartu BPJS
  • Surat keterangan diagnosis
  • Kartu asli BPJS

Pastikan tidak ada yang tertinggal, supaya prosesnya tak memakan waktu lama. Langkah selanjutnya, kunjungi pusat kesehatan masyarakat terdekat atau rujukan. Pastikan tempat tersebut menerima klaim BPJS.

3. Masuk proses verifikasi

Setelah proses verifikasi berkas di Puskesmas atau rumah sakit rujukan. Barulah pasien akan mendaftar dan mendapat nomor antrean.

Pertimbangkan melakukan registrasi sebelum hari kunjungan.

4. Maksimalkan sesi konseling

Usai melewati beberapa tahap, tiba saatnya pasien menjalani sesi wawancara dengan psikolog atau psikiater. Cobalah terbuka dengan mengutarakan masalah dan kendala yang dihadapi.

Psikiater akan memberikan serangkaian tes dan resep obat pada pasien, jika hasil konsultasi menunjukan peran obat dalam mendukung pemulihan mental.

Pasien bisa membeli di bagian farmasi dan konsumsi sesuai dosis yang tertera.

5. Lakukan konseling secara berkala

Gangguan atau kelainan kejiwaan tidak bisa sembuh secara instan. Perlu waktu dan usaha ekstra. Sebaiknya, lakukan sesi konseling bersama psikiater rutin untuk meninjau efektivitas terapi dan obat.

Pada sebagian kasus, konseling terhenti karena salah satu pihak merasa bosan dan lelah mengikuti proses pemulihan kesehatan jiwa. Akibatnya, kelainan bisa kembali bahkan lebih parah.

Redaktur : Puri

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.