Heboh TikToker Zhico Nofriandika Isyaratkan Mau Akhiri Hidup, Begini 5 Cara Tepat Menolong Orang Ingin Bunuh Diri
JAKARTA, REQnews - Baru-baru ini jagat maya dihebohkan dengan viralnya kisah TikToker Zhico Nofriandika atau yang populer dengan sapaan Tukiyem.
Zhico dikabarkan memergoki pacarnya berselingkuh dengan pria lain saat hendak memberikan kejutan. Kini, Zhico yang sakit hati dan kecewa, kabarnya menunjukkan indikasi ingin bunuh diri melalui curhatan yang ia unggah di akun Instagramnya.
Menanggapi kasus ini, dilansir dari student.binus.ac.id, ada 5 cara tepat yang harus segera dilakukan untuk membantu seseorang yang berniat bunuh diri. Berikut ulasannya!
1. Tanyakan langsung mengenai pikiran bunuh dirinya
Tentu pada awalnya kamu berpikir jika membahas pemikiran bunuh dirinya dapat meningkatkan risiko agar mereka melakukan bunuh diri, nyatanya tidak loh! Kamu dapat menanyakan "apakah kamu memiliki pemikiran bunuh diri?" atau "apakah kamu memikirkan untuk mengakhiri hidupmu?".
Dengan menanyakan langsung pemikiran bunuh dirinya itu dapat membantu kamu dan individu tersebut mengetahui alasannya ingin melakukan tindakan bunuh diri. Paling penting adalah tidak menanyakan pertanyaan yang menghakimi seperti "kamu kenapa bisa berpikir seperti itu? Tidak pantas berpikir demikian loh", hal tersebut justru membuat mereka tidak nyaman dan menyalahkan diri sendiri.
2. Cari tahu tingkat risiko bunuh dirinya
Jika ada orang di sekitar kamu yang mengatakan bahwa ia ingin bunuh diri atau menunjukkan tanda ingin bunuh diri, segera periksa dan tentukan tingkat risikonya. Jangan berpikir bahwa mereka sedang mencari perhatian.
Mereka yang memiliki tingkat risiko bunuh diri dalam waktu dekat memiliki "rencana" untuk bunuh diri, "sarana" untuk melakukan bunuh diri, "set waktu" untuk melakukannya, dan "niat" untuk eksekusinya. Oleh karena itu, pertanyaan berikut ini dapat membantu kamu dalam menilai risiko bunuh diri :
Niat : Apakah kamu memiliki keinginan bunuh diri?
Rencana : Apakah kamu sudah memiliki rencana untuk melakukan bunuh diri?
Sarana : Dengan cara apa kamu ingin mengakhiri hidupmu?
Waktu: Kapankah waktu yang kamu tentukan untuk mengakhiri hidupmu?
3. Tunjukkanlah bahwa kita peduli
Individu yang akan bunuh diri sebenarnya cenderung sulit menyadari bahwa kamu peduli dengan mereka. Lalu, bagaimana ya cara agar mereka benyadari bahwa kamu peduli dengan mereka? Caranya adalah tanyakan bagaimana kondisi mereka saat ini.
Lalu, menjadikan diri kita sebagai tempat cerita yang aman dan nyaman untuk mereka dengan menjadi pendengar yang tidak terburu-buru dalam memberikan saran. Dengan memberikan kesempatan pada mereka untuk mengungkapkan yang mereka rasakan dan mereka pikirkan itu dapat memberikan rasa lega dan menghilangkan rasa sepi, serta perasaan-perasaan negatif yang terpendam loh! Jadi pada saat mendengarkan apa yang sedang mereka rasakan, sebisa mungkin untuk tidak judgemental ya!
4. Diskusikan harapan dan motivasi
Tahu tidak kalau salah satu penelitian pernah menyatakan dari beberapa indikator yang diukur untuk mengetahui penyebab bunuh diri yang paling besar ternyata adalah kehilangan harapan (hopeless).
Oleh karena itu, membicarakan tentang harapan dapat membantunya dalam menemukan kembali arti hidupnya. Yakinkan mereka bahwa bantuan selalu ada dan perasaan bunuh dirinya itu bersifat sementara. Dengan kamu hadir untuk mereka, itu bisa dijadikan salah satu harapan untuk mereka keluar dari kondisi tersebut loh!
5. Temani mencari bantuan profesional dan beri dukungan
Jika kamu sudah cukup melakukan hal di atas dan mendapatkan kesimpulan bahwa memang individu tersebut ingin bunuh diri, maka selanjutnya adalah tawarkan untuk mencari tenaga profesional sesegera mungkin seperti ke psikolog atau psikiater.
Kamu dapat menawarkan mereka untuk menemani ke tenaga profesional agar mereka merasa aman dan nyaman. Yakinkan mereka bahwa dengan menghubungi tenaga profesional merupakan salah satu langkah terbaik untuk membantunya dan meyakinkan bahwa selalu ada harapan untuknya keluar dari kondisi tersebut.
Jika mereka setuju untuk ke mencari bantuan ke tenaga profesional, selanjutnya kamu tetap perlu temani treatment yang sedang berlangsung agar mereka menyadari bahwa memang masih ada orang yang peduli dengannya.
Redaktur : Puri
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.