Wali Kota Surabaya Larang Perdagangan Daging Anjing, Joshua Pale: Semoga Tak Sekedar Pemanis
JAKARTA, REQnews - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengeluarkan Surat Edaran (SE) yang berisi pelarangan mengkonsumsi dan memperjualbelikan daging anjing di wilayahnya Surabaya, Jawa Timur per tanggal 3 Agustus 2022.
"Untuk menjamin keamanan pangan dan pencegahan penyakit infeksi yang secara alami ditularkan dari hewan ke manusia atau sebaliknya (Zoonosis) di Wilayah Kota Surabaya," kata Eri dalam SE tersebut dikutip pada Jumat 12 Agustus 2022.
Karena menurutnya, berdasarkan ketentuan perundangan yang berlaku, maka hewan peliharaan yang produknya tidak diperuntukkan sebagai makanan maupun bahan baku industri pangan untuk konsumsi manusia, baik dalam bentuk olahan maupun non olahan, tidak dapat dikategorikan sebagai bahan pangan.
"Perlu adanya pengawasan terhadap peredaran/perdagangan daging anjing untuk menjamin ketentraman batin masyarakat untuk mendapatkan pangan asal hewan yang aman dan sehat," lanjutnya.
Sehingga setiap orang atau badan dilarang melakukan kegiatan usaha penjualan/pemotongan daging baik mentah atau olahan yang berasal dari anjing untuk tujuan konsumsi, mengedarkan atau memperdagangkan dan/ atau mendistribusikan daging anjing untuk dikonsumsi.
"Dilarang menyelenggarakan pemotongan hewan tanpa memperhatikan aspek kesejahteraan hewan, higiene sanitasi dan kriteria hewan potong," tambahnya.
Kemudian, pelaku usaha, resto dan warung serta tempat makanan dan minuman lainnya dilarang menyediakan makanan dari bahan yang berasal dari produk daging anjing.
Menanggapi hal tersebut, Pemilik Yayasan Sarana Metta Indonesia atau Animal Hope Shelter Christian Joshua Pale mengapresiasi langkah Wali Kota Surabaya dan Dinas Peternakan Surabaya yang berani mengambil sikap tegas dan berani mengeluarkan SE tersebut.
"Alangkah baiknya juga Wali Kota Surabaya mengajak serta aparat-aparat terkait seperti Satpol PP, TNI, Polri, Dinas Peternakan dan Perangkat Daerah untuk menyisir, mendatangi dan merazia rumah-rumah makan yang menjual menu olahan daging anjing di Surabaya," kata Christian kepada wartawan, Jumat 12 Agustus 2022.
Pihaknya pun meminta para pengelola rumah makan yang menjual menu olahan daging anjing menutup usaha mereka. "Saya dan Team Animals Hope Shelter siap memberikan data tempat-tempat yang menjual menu olahan daging anjing," kata dia.
Christian pun berharap SE tersebut tak hanya sekedar pemanis seperti halnya yang terjadi di beberapa daerah, di mana SE keluar tidak disertai kerjasama dengan perangkat setempat untuk merazia rumah makan yang menjual menu olahan daging anjing.
"Kami harap SE ini bukan hanya sekedar pemanis seperti halnya yang terjadi di beberapa kota seperti di Salatiga, Semarang dan Karanganyar. Sehingga sampai detik ini praktek perdagangan daging anjing masih terang-terangan di lakukan di ketiga kota tersebut," ujarnya.
Diketahui, sebelumnya Komunitas Animals Hope Shelter Indonesia menggerbek sebuah rumah jagal anjing di Jalan Pesapen IV No 34 Kota Surabaya, Jawa Timur pada Minggu 31 Juli 2022.
Ketika melakukan penggerbekan di rumah jagal anjing, pihaknya menemukan sang penjagal yang tengah mengolah daging anjing sebagai masakan.
"Pelaku sendiri yang jagal dan menyekap anjing di lantai dua. Bangunannya seperti rumah dibuat lantai kedua sebagai penyekapan, penjagalan, tempat pembakaran," kata Christian saat itu.
Redaktur : Hastina
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.